Berita

Menlu RI Sugiono berfoto dengan menteri BRICS (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Menlu Sugiono Usulkan QRIS Jadi Acuan Integrasi Pembayaran Digital BRICS

JUMAT, 15 MEI 2026 | 14:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menawarkan pengalaman Indonesia dalam membangun sistem pembayaran digital nasional kepada negara-negara BRICS

Gagasan itu disampaikan saat forum BRICS Foreign Ministers Meeting (FMM) di New Delhi, India, Kamis, 14 Mei 2026.

Di hadapan para menteri luar negeri anggota BRICS, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia siap membagikan praktik terbaik dari implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang selama ini berkembang sebagai tulang punggung transformasi pembayaran digital nasional.


“Indonesia siap untuk berbagi pengalaman kami dengan QRIS, sistem pembayaran digital yang dikembangkan secara nasional, sebagai contoh praktis inovasi digital yang inklusif,” ujar Sugiono.

Tak hanya berfungsi di dalam negeri, QRIS disebut telah membuka jalan bagi integrasi pembayaran lintas batas yang lebih luas melalui kerja sama dengan sejumlah negara ASEAN serta mitra internasional. 

Menurut Sugiono, pengalaman tersebut dapat menjadi pijakan strategis bagi BRICS dalam membangun ekosistem transaksi digital bersama yang lebih terhubung.

“QRIS juga telah memperluas konektivitas pembayaran lintas batas dengan beberapa negara ASEAN dan mitra, dan dapat menjadi referensi berharga bagi kerja sama BRICS yang lebih luas di bidang ini,” lanjutnya.

Selain sistem pembayaran, Indonesia juga menyuarakan dukungan terhadap perluasan transaksi menggunakan mata uang lokal antaranggota BRICS guna mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan tradisional global. 

“Kami juga mendukung perluasan penyelesaian transaksi mata uang lokal dalam perdagangan antar-negara BRICS,” kata Sugiono.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya