Berita

Brigjen TNI (Purn) Purnomo. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Purnawirawan: Pemakzulan Gibran Lebih Realistis Dibanding Prabowo

KAMIS, 07 MEI 2026 | 17:55 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Wacana pemakzulan Presiden Prabowo Subianto dinilai terlalu berat untuk direalisasikan dalam situasi politik saat ini. Selain berisiko tinggi, langkah tersebut juga dikhawatirkan memicu resistensi besar di tengah masyarakat.

Sebaliknya, pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disebut lebih realistis. Pandangan itu disampaikan Brigjen TNI (Purn) Purnomo dalam diskusi publik bertajuk Apakah Gerakan Pemakzulan Prabowo Itu Realistis? di kawasan Menteng, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut Purnomo, dorongan langsung untuk memakzulkan kepala negara berpotensi menimbulkan konflik horizontal dan gejolak politik yang lebih luas.


“Jalan tengah apa yang paling baik supaya resistansinya, risikonya tidak terlalu besar? Yang pertama adalah pemakzulan Wakil Presiden Gibran,” kata Purnomo.

Ia menilai polemik terkait Gibran sudah muncul sejak awal proses pencalonannya sebagai calon wakil presiden. Purnomo menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi mengenai syarat usia capres-cawapres yang sempat menuai kontroversi luas.

“Kenapa harus dimakzulkan? Sebelum mencalonkan wakil presiden sudah bermasalah,” ujarnya.

Karena itu, Purnomo berpandangan fokus terhadap posisi wakil presiden dinilai lebih memungkinkan dibanding langsung mendorong pemakzulan Presiden Prabowo.

Menurut dia, langkah tersebut dapat menjadi opsi politik yang dinilai lebih moderat dengan risiko gejolak yang lebih kecil.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya