Berita

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) AGRO 2026 (Foto: Istmewa)

Bisnis

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

KAMIS, 21 MEI 2026 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) sukses mengamankan dukungan mutlak dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. 

Legitimasi langkah strategis perseroan ke depan terbukti sangat kuat, dengan kehadiran pemegang saham yang mencapai 89,53 persen atau mewakili 22,08 miliar saham dari seluruh modal ditempatkan perusahaan.

Restu besar dari pemegang saham ini resmi meloloskan seluruh mata acara rapat, termasuk agenda krusial berupa pendelegasian wewenang untuk menyetujui Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) periode 2026-2030.


Selain mengesahkan arah bisnis jangka panjang, RUPST yang berlangsung di Jakarta, Rabu 20 Mei 2026 juga menerima dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang material (Wajar Tanpa Pengecualian) berdasarkan audit Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (EY Global). 

Atas transparansi dan akuntabilitas kinerja tersebut, forum memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas manajemen perseroan sepanjang tahun lalu.

Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, menegaskan bahwa kesuksesan RUPST ini menjadi momentum penting bagi perseroan untuk melompat lebih tinggi. 

“Melalui agenda RUPST ini, Perseroan menegaskan langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan yang sehat, adaptif terhadap dinamika industri perbankan, serta mendukung penguatan arah bisnis jangka panjang Bank Raya," ujar Ida Bagus, dalam keterangannya.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemegang saham atas dukungan yang membuat Bank Raya terus tumbuh positif dan berkelanjutan,” tambahnya. 

Untuk mengawal strategi pertumbuhan yang progresif, Bank Raya melakukan penyegaran pada susunan pengurus perseroan. Formasi baru ini mengombinasikan keahlian digital, manajemen risiko yang solid, dan eksekusi bisnis yang tajam.

Berikut adalah susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Bank Raya:

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama: Muhamad Sidik Heruwibowo
Komisaris Independen: Johanes Kuntjoro Adisardjono
Komisaris Independen: Retno Wahyuni Wijayanti
Komisaris Independen: Farid Rahman
Komisaris: Tatang Yuliono

Direksi:

Direktur Utama: Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Digital & Operasional: Lukman Hakim
Direktur Keuangan: Rustarti Suri Pertiwi
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & SDM: Danar Widyantoro
Direktur Bisnis: Kicky Andrie Davetra

"Ke depan, Perseroan akan terus fokus memperkuat fundamental bisnis, memperluas inovasi layanan digital, serta meningkatkan kontribusi dalam mendorong percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia,” tutup Ida Bagus.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya