Berita

(Foto: RMOL)

Presisi

Kabur dari Kamboja, Operator Judi Online Ditangkap di Bali

LAPORAN: DESTARITA RAHMAWATI*
RABU, 29 APRIL 2026 | 14:57 WIB

Empat pelaku judi online lintas negara dibekuk di Bali, Setelah sempat kabur dari penggerebekan di Kamboja.

Direktur Reserse Siber Polda Bali Kombes Pol. Aszhari Kurniawan menegaskan, pengungkapan kasus ini berangkat dari dua laporan polisi, yakni LPA/04/IV/2026 dan LPA/05/IV/2026 tertanggal 13 April 2026.

“Pengungkapan kasus ini pada hari Minggu 12 April 2026, di kawasan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolda Bali pada Rabu 29 April 2026.


Penggerebekan dilakukan setelah tim Ditressiber melakukan patroli siber dan menemukan aktivitas mencurigakan dari dua situs judi online, yakni ketua.co dan GN77. 

Dari situ, polisi melakukan penyamaran dan profiling hingga mengarah ke lokasi operasi para pelaku di Bali.

Empat tersangka yang diamankan terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki. Mereka adalah IJT alias Giselle (23) Manado, RFT alias Selena (22), MGB alias Aleta (22), serta WAB alias Guangyun (31).

Adapun ketiga tersangka perempuan tersebut berasal dari Manado dengan status mahasiswa yang berperan sebagai telemarketing. Sedangkan WAB berasal dari Jakarta, berperan sebagai customer service.

“Dari hasil pemeriksaan awal, mereka ini sebenarnya bagian dari orang-orang atau para pelaku yang melarikan diri dari kegiatan atau aktivitas judi online di Kamboja,” kata Aszhari.

Ia menjelaskan, para pelaku sebelumnya bekerja di Filipina pada 2024. Setelah digerebek aparat setempat pada Oktober 2025, mereka berpindah ke Kamboja dan kembali terjaring operasi pada Januari 2026.

“Jadi di Bali baru kurang lebih satu bulan ini melaksanakan aktivitas yaitu mereka menjadi telemarketing dan juga sebagai atau mempromosikan daripada situs judi online,” imbuh dia.

Saat ditanya terkait pemilihan Bali sebagai tempat tujuan para tersangka, penyidik menyatakan bahwa lingkungan pariwisata Bali memungkinkan untuk mereka melakukan hal tersebut.

“Kurang lebihnya mungkin sama dengan tersangka judol yang lain sebelumnya, bahwa di Bali banyak kos-kosan, villa yang bisa disewa dan secara tertutup mereka bekerja,” jelasnya.

Adapun motif dari para pelaku yaitu motif ekonomi. Mereka tergiur gaji tinggi, bahkan salah satu tersangka mengaku mendapat Rp11 juta per bulan ditambah bonus Rp8 juta.

Dari lokasi penangkapan, polisi menyita 4 unit laptop dan 5 ponsel yang digunakan untuk menjalankan operasi judi online.

Para tersangka dijerat Pasal 426 ayat (1) huruf A, B, dan C UU 1/2023 tentang KUHP. Dengan ancaman hukumannya, yakni pidana penjara maksimal 9 tahun atau denda kategori 6.

"Kemudian terhadap tersangka WAB ini juga sama yang dipersangkakan dikenakan pasal 426 ayat 1 huruf C UU 1/2023 tentang KUHP. Ancaman pidananya adalah paling lama 9 tahun atau pidana denda paling banyak kategori 6," pungkasnya.

*Kontributor Bali

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya