Berita

Kolase foto Ade Armando dan Abu Janda. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Presisi

Polisi Mulai Selidiki Ade Armando dan Abu Janda soal Video JK

SELASA, 21 APRIL 2026 | 22:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya sudah menerima laporan yang menyeret dua nama yakni politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando dan konten kreator Heddy Setya Permadi alias Abu Janda soal dugaan penghasutan terkait potongan video Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK).

"Benar ada laporan tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Keduanya dilaporkan atas dugaan Pasal 48 UU 1/2024 tentang perubahan kedua UU 11/2008 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 243 KUHP, pelapor juga membawa barang bukti dalam pembuatan laporan.


"Untuk barang bukti yang dilaporkan ada tiga lembar dokumen, print out percakapan layar dan flashdisk," jelas Budi.

Meski begitu, ia menyatakan pihaknya masih mengkaji laporan tersebut. 

Sebelumnya, Laporan atas nama Paman Nurlette bersama Aliansi Profesi Advokat Maluku nomor LP/B/2767/IV/SPKT/ POLDA METRO JAYA pada 20 April 2026 dilaporkan atas dugaan tindak pidana dari potongan ceramah JK di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) beberapa waktu lalu.

Pelapor Paman Nurlette, menilai Ade Armando dan Abu Janda telah memantik kebencian masyarakat hingga menyerang kehormatan JK dengan mengunggah video ceramah JK yang disebar melalui YouTube Cokro TV dan Facebook.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya