Berita

Malam Puncak Apresiasi Konektivitas Digital 2026 di The Sultan Hotel Jakarta, Jumat 17 April 2026. (Foto: Dok. Komdigi)

Nusantara

Apresiasi Konektivitas Digital 2026: Dari Desa hingga 3T yang Menggerakkan Akses Indonesia

SABTU, 18 APRIL 2026 | 00:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama salah satu media menggelar malam puncak Apresiasi Konektivitas Digital 2026. 

Hal ini sebagai bentuk penghargaan bagi para pihak yang berkontribusi dalam memperluas akses dan pemerataan konektivitas digital di Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
 
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menegaskan, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemerataan konektivitas digital di Indonesia. 
 

 
"Ini untuk menunjukkan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kita perlu kerja sama dengan banyak pihak," kata Meutya pada malam puncak Ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026, di The Sultan Hotel Jakarta, Jumat 17 April 2026. 
 
Dewan Juri Apresiasi Konektivitas Digital 2026 sekaligus Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Muhammad Arif, menilai ajang ini menjadi penyemangat bagi para pemangku kepentingan yang selama ini berjuang dalam pengembangan infrastruktur digital. 
 
“Ini penyemangat bagi stakeholder yang sudah berjuang untuk benar-benar memperjuangkan konektivitas digital Indonesia, khususnya di infrastruktur,” ujar Arif.
 
Sementara itu, Dewan Juri yang juga Widyaiswara Utama Pusdiklat Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dwi Cahyarin menekankan pentingnya peran para penggerak di lapangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya konektivitas digital. 
 
"Yang sangat penting adalah para pihak ini yang mentrigger ataupun mendorong masyarakat sekitarnya untuk memahami, istilahnya mengetahui bagaimana konetivitas kita ini sangat penting," kata Farida. 
 
Penilaian dalam ajang ini dilakukan oleh dewan juri dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur pemerintah, akademisi, hingga profesional. Proses seleksi dilakukan secara ketat terhadap ratusan kandidat dengan mempertimbangkan kontribusi nyata di lapangan. 
 
Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital selaku Dewan Juri Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Arief Tri Hardiyanto menegaskan bahwa proses penjurian dilakukan secara objektif dan berbasis data yang dapat diverifikasi. 
 
"Kalau bicara objektivitas dalam praktiknya nanti, proses penilaian berbasis data, berbasi fakta, berbasis informasi yang bisa diverifikasi gitu. Mungkin juga yang pengendaliannya adalah kita tidak berhubungan ya langsung dengan peserta gitu," kata Arief.
 
Hal senada disampaikan Dewan Juri Apresiasi Konektivitas Digital 2026 lainnya sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi yang memastikan tidak adanya konflik kepentingan dalam proses penilaian. 
 
"Dan kita meyakini bahwa semua juri dalam hal penjurian ini itu tujuannya yang satu tadi. Bagaimana kita memberikan apresiasi pada orang yang tepat dalam pengembangan konektivitas digital di Indonesia,” ujar Heru.

 
Berikut Daftar Kategori dan Pemenang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 
 
1. Subkategori Pemda 
A.    Pemda Provinsi Pendorong Ekonomi Digital-Daerah Istimewa Yogyakarta 
B.    Pemda Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital-Kalimantan Timur 
C.    Pemda Kabupaten Pelopor UMKM Digital-Sumedang 
D.    Desa Digital Unggulan-Desa Krandegan 
E.    BUMDes Inovatif dalam Bisnis Digital-BUMDesma Bina Sejahtera Mandiri 
 
2. Subkategori Puskesmas 
A.    Puskesmas Inovatif dalam Digitalisasi Layanan Kesehatan - Puskesmas Tayando Ohoiel 
3. Subkategori Sekolah 
A.    Sekolah Teladan Digital - SMA Negeri 1 Bintan Pesisir 
 
4. Subkategori Pos TNI 
A.    Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital - Pos Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar XXIX Pulau Fanildo 
 
5. Subkategori Individu/Komunitas 
A.    Individu Pegiat Literasi Digital di Desa-Inez Senia Marweri 
B.    Individu Pejuang Internet Masuk Desa-Jamaludin 
C.    Individu Konten Kreator Lokal Kreatif-Irson Hanunu 
D.   Komunitas Pendorong Internet untuk Rakyat-Relawan TIK Aceh 
 
6. Subkategori Mitra 
 A.    Mitra Pendukung Pembangunan Konektivitas Digital di Wilayah 3T-Tentara Nasional Indonesia 
B.    Mitra Pengawal Integritas Penyediaan Konektivitas Digital-Kejaksaan Republik Indonesia 
C.    Satuan Pemulihan Konektivitas Digital Terbaik-Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat 
D.    Mitra Pengelolaan PNBP USO dengan Akuntabilitas Terbaik-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi DKI Jakarta 
E.    Perusahaan Terbaik dalam Menjaga Resiliensi Konektivitas Digital di Seluruh Indonesia-Telkom Group 
F.    Badan Usaha Pelaksana KPBU Sektor Telekomunikasi Terbaik-PT Palapa Timur Telematika 
G.    Perusahaan Terbaik dalam Peningkatan Layanan Sinyal di Wilayah 3T - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) 
H.    Mitra Konektivitas Digital berbasis Satelit Terinovatif-PT Pasifik Satelit Nusantara 
I.    Mitra Bank Pengelola PNBP USO Terbaik-PT Bank Negara Indonesia 
J.    Mitra Penyedia Layanan untuk Pengguna Satria 1 Terbaik-Skala Besar-PT Paramitra Inti Mega 
K.    Mitra Penyedia Layanan untuk Pengguna Satria 1 Terbaik-Skala Kecil-PT Kreasi Duta Perkasa 
 
7. Subkategori Operator 
A.    Operator Selular Perintis Pemerataan Konektivitas Digital di Wilayah 3T Terbaik-PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) 
B.    Operator Selular Terkooperatif dan Solutif di Wilayah 3T-XLSMART 
C.    Operator Selular dengan Operasional Terbaik di Wilayah 3T-PT Indosat 
 
8. Subkategori Lifetime Achievement 
 A.    Best Lifetime Achiever - Arnold Ph. Djiwatampu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya