Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Prediksi Perang Iran Bisa 4-5 Pekan, Tapi Siap Lebih Lama

SELASA, 03 MARET 2026 | 11:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memprediksi konflik militer melawan Iran akan berlangsung selama empat hingga lima pekan, namun membuka kemungkinan operasi berjalan jauh lebih lama. 

Trump juga menepis anggapan bahwa Washington akan segera menghentikan operasi gabungannya dengan Israel yang diberi nama Operation Epic Fury. Bahkan ia mengaku tidak jenuh dengan konflik tersebut. 

“Aku tidak pernah bosan," kata Trump di Gedung Putih, seperti dikutip dari Associated Press, Selasa, 3 Februari 2026. 


Trump memaparkan tiga sasaran utama operasi militer di Iran yakni menghancurkan kemampuan rudal, memusnahkan angkatan laut, hingga memastikan Teheran tidak memiliki senjata nuklir. 

"Kita memastikan bahwa negara sponsor teror nomor satu di dunia tidak akan pernah mendapatkan senjata nuklir, tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," tegasnya. 

Ia juga menyinggung kegagalan upaya diplomatik sebelumnya dengan Iran. 

“Kami pikir kami telah mencapai kesepakatan, tetapi kemudian mereka menarik diri dan mereka kembali, dan kami pikir kami telah mencapai kesepakatan dan mereka menarik diri lagi. Saya katakan, Anda tidak bisa berurusan dengan orang-orang ini. Anda harus melakukannya dengan cara yang benar,” tegas Trump.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyebut operasi di Iran bukanlah perang untuk mengganti rezim, meski ia mengakui perubahan besar telah terjadi. 

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal AS Dan Caine pun memperingatkan potensi bertambahnya korban jiwa. 

"Kami berduka bersama Anda, dan kami tidak akan pernah melupakan Anda,” pungkasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya