Berita

Pasangan Barbara Kyagulanyi dan Bobi Wine (Foto: The Times)

Dunia

Istri Tokoh Oposisi Uganda Dicekik Tentara saat Penggerebekan

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 15:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin oposisi Uganda, Bobi Wine, mengungkapkan bahwa istrinya, Barbara Kyagulanyi, harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga dicekik oleh tentara yang menggerebek kediaman mereka di kawasan Magere, Kampala Utara.

Wine mengatakan penggerebekan terjadi pada malam hari ketika pasukan keamanan secara paksa masuk ke rumahnya dengan merusak pintu dan memukuli staf rumah tangga. 

Saat kejadian, Wine tidak berada di lokasi dan disebut tengah bersembunyi setelah lolos dari penggerebekan sebelumnya, beberapa jam sebelum ia diumumkan sebagai runner-up dalam pemilihan presiden 15 Januari lalu.


“Mereka merampas ponsel istri saya, memaksanya duduk, dan memerintahkannya membuka kata sandi. Ia menolak. Mereka kemudian mencekiknya dan menghina dia,” kata Bobi Wine dalam unggahan di platform X, seperti dikutip dari Reuters, Minggu, 25 Januari 2026. 

Wine juga menuduh para tentara tersebut menelanjangi sebagian pakaian istrinya dan mengambil foto-foto sebelum akhirnya Barbara Kyagulanyi dilarikan ke rumah sakit.

“Mereka memaksa melepas blusnya dan mengambil gambar istri saya dilarikan ke rumah sakit dan hingga kini masih dirawat,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, juru bicara militer Uganda Chris Magezi belum dapat dimintai keterangan. 

Sementara itu, Kepala Militer Uganda, Muhoozi Kainerugaba yang juga merupakan putra Presiden Yoweri Museveni menuntut agar Bobi Wine menyerahkan diri kepada polisi. 

Ia bahkan mengancam akan memperlakukan Wine sebagai pemberontak.

Pada Jumat sebelumnya, 23 Januari 2026, Kainerugaba mengklaim bahwa aparat telah menewaskan 30 pendukung Partai National Unity Platform (NUP) dan menahan sekitar 2.000 orang lainnya. 

Bobi Wine sendiri hingga kini belum dituduh melakukan tindak pidana apa pun.

Presiden Yoweri Museveni, yang telah berkuasa selama empat dekade, dinyatakan memenangkan pemilu dengan perolehan 71,6 persen suara, sementara Bobi Wine memperoleh 24 persen. 

Namun, Wine menolak hasil tersebut dan menuding terjadi kecurangan masif, termasuk penggelembungan suara.

Selain kekerasan fisik, Wine menambahkan bahwa sejumlah uang, dokumen, dan perangkat elektronik juga hilang dalam penggerebekan tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan keprihatinannya atas penangkapan dan kekerasan yang menimpa tokoh oposisi serta para pendukung mereka di Uganda.

Selama bertahun-tahun, kelompok HAM dan oposisi menuduh Presiden Museveni menggunakan militer untuk mempertahankan kekuasaannya. 

Namun, pejabat partai berkuasa membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa panjangnya masa pemerintahan Museveni merupakan cerminan dukungan rakyat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya