Berita

Kolam bioflok di bawah pengelolaan KDKMP Olean. (Foto: Humas KKP)

Bisnis

Program Budidaya KDKMP Siap Suplai Ikan untuk Kebutuhan MBG

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 21:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan menjalankan program budidaya tematik ikan air tawar sistem bioflok di sejumlah titik Pulau Jawa, bersinergi dengan pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Ikan air tawar berupa nila dan lele yang dihasilkan dapat diproyeksikan untuk menopang kebutuhan protein masyarakat lokal, termasuk mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Masyarakat (MBG).

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengimbau pengelola KDKMP untuk serius menekuni kegiatan budidaya lele yang sedang dijalankan. 


Menurutnya, tidak hanya produksi yang digenjot, pengelola juga harus mengupayakan keberlanjutan kegiatan budidaya untuk pengembangan koperasi di masa depan.

“Produksi ikan lele dari koperasi seperti di Olean ini harus terhubung langsung dengan program Makan Bergizi Gratis melalui SPPG. Ini bagian dari strategi besar Pak Presiden untuk memastikan protein dan gizi masyarakat terpenuhi secara berkelanjutan. Di titik ini KDKMP harus mengambil peran penting,” ungkap Trenggono dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 1 Januari 2026.

KDKMP Olean merupakan satu dari 100 penerima program budidaya tematik bioflok KKP di empat provinsi Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY. KKP memberikan 24 unit kolam bioflok ke pengelola KDKMP Olean untuk budidaya ikan lele. 

Jumlah benih lele yang sudah diterbar ke kolam-kolam bioflok mencapai 60 ribu ekor dengan target nilai produksi lebih dari Rp102 juta per siklus untuk di Situbondo Jawa Timur. 

“Ini unit usaha pertama yang kami jalankan, dan target produksi kami 5 ton,” ungkap Ketua KDKMP Olean, Mustawan.

Lanjut dia, program budidaya tematik sistem bioflok, KKP tidak hanya sebagai penopang ketahanan pangan, tapi harapan ekonomi bagi masyarakat, terutama anak-anak muda Desa Olean untuk menekuni bidang budidaya perikanan. 

“Anak-anak usia muda baru tamat sekolah juga ikut terlibat di sini. Mereka mau belajar mengembangkan budidaya ikan, sangat antusias. Kami sepakat hasil dari kegiatan ini akan dipakai juga untuk mengembangkan budidaya ikan supaya lebih besar skalanya ke depan,” pungkas Mustawan.


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya