Berita

Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Pemimpin Harus Siap Dihujat, Tapi Pantang Patah Semangat

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 15:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa salah satu konsekuensi menjadi pemimpin adalah kesiapan untuk menerima hujatan, kritik, bahkan fitnah. 

Namun demikian, ia mengingatkan agar semua itu tidak boleh mematahkan semangat dalam bekerja dan mengabdi kepada rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi usai meninjau Rumah Hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis, 1 Januari 2026.


Dalam arahannya, Prabowo mengaku kerap memantau kecenderungan sebagian pihak yang selalu melihat aktivitas pemerintah dari sudut pandang negatif, termasuk saat pejabat negara turun langsung ke lokasi bencana.

Ia mencontohkan kritik yang saling bertentangan terhadap kehadiran pejabat di daerah bencana. Menurutnya, ada pihak yang menilai pejabat tidak peduli jika tidak datang, tetapi di sisi lain justru mencibir ketika pejabat hadir ke lokasi.

“Saya pernah dengar ada kritik begini, untuk apa menteri datang ke tempat bencana? hanya datang melihat saudara-saudara serba susah. Menteri tidak datang dibilang tidak peduli, menteri datang ya masa menteri ikut macul, bukan itu,” tegasnya.

Prabowo menjelaskan bahwa kehadiran pemimpin di lapangan bertujuan untuk melihat langsung persoalan, mencatat kebutuhan, dan mempercepat pengambilan keputusan.

“Pejabat datang, pemimpin datang melihat apa kekurangan, apa masalah, apa yang bisa kita bantu, mana yang kita bisa percepat kan begitu,” jelasnya. 

Ia menambahkan, dengan turun langsung ke daerah, pemerintah pusat bisa segera merespons kebutuhan yang disampaikan kepala daerah.

“Saya datang ketemu gubernur, gubernur sampaikan kita butuh ini, kita itu, Pak ada usul ini ada. Saya tahu langsung, saya bisa cek kan begitu ceritanya,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan para menteri, kepala badan, dan gubernur bahwa hujatan dan kritik merupakan bagian dari tanggung jawab kepemimpinan.

“Salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, siap untuk difitnah, tapi tidak boleh kita terpengaruh dan tidak boleh kita patah semangat,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo menilai kritik tetap dapat dijadikan bahan evaluasi selama tidak membuat pemimpin kehilangan fokus dalam bekerja.

“Semua itu kita terima sebagai koreksi juga, enggak apa-apa, walaupun itu fitnah, itu kalau kita tahu di hati kita bahwa itu tidak benar tapi itu jadi waspada bagi kita,” ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya