Berita

Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Cek Kesiapan Huntara Danantara untuk Warga Aceh Tamiang

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 13:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Aceh Tamiang untuk mengecek langsung hunian sementara (Huntara) yang telah selesai dibangun oleh Danantara, Kamis, 1 Januari 2026.

Berdasarkan siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, setibanya di lokasi Presiden langsung disambut oleh CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala BUMN Dony Oskaria, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Presiden yang mengenakan baju safari krem dan topi biru tampak menyapa warga satu per satu saat berjalan menuju unit hunian yang telah dibangun.


Prabowo juga memasuki sejumlah unit Huntara untuk melihat langsung kondisi bangunan dan fasilitas di dalamnya. 

Penjelasan detail terkait spesifikasi dan progres pembangunan disampaikan langsung oleh CEO Danantara dan Kepala BUMN di hadapan Presiden.

Dalam rapat koordinasi di lokasi Huntara, Rosan Roeslani menjelaskan bahwa pembangunan rumah tersebut berdiri di atas lahan PTPN dengan ukuran unit yang telah disesuaikan dengan kebutuhan penghuni.

“Dan ini berdiri yang kami bangun di lahan PTPN yang sudah kami lakukan, ukuran luasnya kurang lebih 4,5x4,5 meter persegi per unit atau kurang lebih 22 meter per unit, Bapak Presiden. Dan dalam proses pembangunan ini kita memperkerjakan 24 jam 1.635 orang yang terdiri dari pekerja BUMN,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rosan memaparkan rencana serah terima hunian kepada pemerintah daerah Sumatera hingga 600 unit pada 8 Januari mendatang. Hunian itu telah dilengkapi berbagai fasilitas yakni taman bermain, jaringan wi-fi, mushola, toilet dan kamar mandi.

Rosan menargetkan dalam waktu tiga bulan ke depan pihaknya telah selesai membangun 15.000 rumah untuk korban bencana Sumatera.

“Dalam waktu tiga bulan ke depan insyaallah kita bisa menyelesaikan 15.000 rumah yang terbagi di tiga provinsi, Aceh kurang lebih 12.000 unit, kemudian ada di Tapanuli Selatan dan Tali Tengah itu kurang lebih 2.000 unit, dan Sumatera Barat 500 unit,” jelasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya