Berita

Pesta Malam Tahun Baru 2026 di Sydney, Australia (Tangkapan layar RMOL dari siaran 9News)

Dunia

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di bawah bayang-bayang duka yang masih menggelayuti Pelabuhan Sydney, satu juta orang berkumpul untuk menyambut fajar tahun 2026. Perayaan malam pergantian tahun kali ini terasa berbeda; sebuah perpaduan antara kemeriahan piroteknik dan penghormatan mendalam bagi para korban tragedi teror Bondi yang terjadi hanya beberapa pekan sebelumnya.

Dikutip dari 9News, Kamis 1 Januari 2026, wajah kota tampak lebih siaga dengan kehadiran polisi bersenjata lengkap di setiap sudut strategis. Namun, ketatnya pengamanan tidak menyurutkan semangat warga. Jembatan Pelabuhan Sydney pun bersinar dalam balutan cahaya biru, sebuah pesan visual yang kuat tentang perdamaian dan persatuan di tengah luka.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, hiruk-pikuk pelabuhan mendadak senyap. Selama satu menit, warga menundukkan kepala untuk mengenang 15 nyawa yang hilang dalam serangan saat perayaan Hanukkah di Pantai Bondi pada 14 Desember lalu. Di pilar jembatan, proyeksi gambar menorah dan merpati putih terpampang nyata, sebuah penghormatan emosional bagi para korban.


Suasana haru mencapai puncaknya saat ribuan pengunjung menyalakan lampu senter ponsel mereka secara serentak. Lautan cahaya kecil ini menjadi simbol solidaritas yang tulus bagi komunitas Yahudi Australia, mengubah area pelabuhan menjadi hamparan bintang yang menyentuh hati.

Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, hadir dengan pesan keteguhan. Ia mengajak masyarakat untuk menolak rasa takut dan tetap merayakan kehidupan, sembari menegaskan bahwa kehadiran aparat adalah jaminan agar kegembiraan warga tidak terenggut kembali.

Puncak acara pun meledak dalam kemegahan kembang api terbesar dalam sejarah Sydney. Lebih dari 40.000 efek piroteknik menari di atas laut, gedung-gedung pencakar langit, hingga Gedung Opera, diringi simfoni 12 menit karya Jono Ma.

Di tengah gemuruh kembang api, Wali Kota Sydney, Clover Moore, memberikan refleksi yang mendalam bagi warganya. 

“Sydney adalah kota yang beragam dan inklusif, dan nilai-nilai tersebut tidak boleh dikalahkan oleh teror,” ujarnya, seraya menegaskan komitmen kota tersebut untuk tetap bersatu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya