Berita

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno KTT BRICS Brasil pada Minggu waktu setempat, 6 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Dunia

Prabowo Singgung Palestina dan Serukan Bandung Spirit di Sesi Pleno BRICS

SENIN, 07 JULI 2025 | 12:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina dan pentingnya semangat Konferensi Asia-Afrika dalam diplomasi global. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 yang digelar di Museum of Modern Art (MAM), Rio de Janeiro, Brasil, Minggu waktu setempat, 6 Juli 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, menyampaikan bahwa isu Palestina turut menjadi sorotan utama dalam pidato Prabowo di BRICS.


Presiden RI itu disebut telah mendorong agar semangat Bandung spirit sebagai warisan dari Konferensi Asia-Afrika 1955 terus dihidupkan dalam forum-forum internasional seperti BRICS, terutama untuk memperjuangkan kemerdekaan dan hak-hak bangsa Palestina.

“Bapak Presiden menegaskan hubungan terhadap Palestina dan secara khusus untuk mengingatkan Bandung spirit agar bisa dibawa dalam forum, dilanjutkan dalam forum BRICS tersebut,” kata Airlangga.

Lebih lanjut, menurut Menko Airlangga, Prabowo dengan tegas menolak perang serta mengecam penggunaan standar ganda dalam tata kelola internasional.

“Bapak Presiden juga menegaskan menolak perang dan juga penggunaan standar ganda,” ujar Airlangga. 

Airlangga menyampaikan bahwa Presiden RI juga menyuarakan dukungan terhadap reformasi sistem multilateral global, termasuk mendorong peningkatan peran negara-negara Global South dalam institusi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Dan Bapak Presiden sejalan dengan hampir dari seluruh peserta mendorong reformasi multilateral dan keterwakilan Global South dalam tata kelola global, khususnya dalam institusi seperti PBB dan didorong agar kepemimpinan BRICS dapat mendorong kepemimpinan multilateral yang lebih adil,” ungkapnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya