Berita

Wilayah Teheran, Iran dibombardir Israel/Net

Dunia

Komisi I DPR Desak Evakuasi WNI Dipercepat Usai Teheran Siaga 1

KAMIS, 19 JUNI 2025 | 19:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Iran harus segera dilakukan seiring peningkatan status Teheran menjadi Siaga 1 buntut konflik dengan Israel.

“Kami prihatin eskalasi konflik di kawasan tersebut meningkat. Pemerintah melalui KBRI Teheran harus segera mengambil langkah cepat dan terukur. Setiap detik sangat berharga dalam situasi genting seperti ini,” ujar anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, Kamis, 19 Juni 2025.

Legislator Fraksi PKB itu menekankan pentingnya koordinasi intensif antara KBRI, pemerintah pusat, dan negara-negara sekitar guna memperlancar proses evakuasi.


Apalagi ia mendengar kabar jumlah WNI yang ada di Iran mencapai 380 orang dengan mayoritas berada di Teheran.

“Keselamatan dan keamanan WNI harus menjadi prioritas utama. Kami berharap evakuasi berjalan lancar dan seluruh WNI dapat kembali dengan selamat,” tegasnya.

Syamsu Rizal juga telah mendengar rencana evakuasi WNI akan dilakukan melalui jalur darat mengingat wilayah udara Iran tidak kondusif untuk penerbangan sipil.

Yang jelas, Deng Ical, begitu sapaan Syamsu Rizal, meminta agar jalur evakuasi dipastikan aman, termasuk pengawalan di titik perlintasan dan penyediaan logistik seperti makanan dan akomodasi.

“Setiap titik perlintasan harus dipastikan aman. Negara-negara tetangga juga perlu dilibatkan agar akses lintas batas bisa dibuka dengan cepat dan aman,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya