Berita

Penjual bubur ayam, Wasman dan istrinya Dede Yeni, akhirnya bisa menunaikan ibadah haji setelah tekun menabung selama 12 tahun/Istimewa

Nusantara

Nabung 12 Tahun, Pasutri Penjual Bubur Akhirnya Berangkat Haji

RABU, 14 MEI 2025 | 05:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah kisah inspiratif datang dari pasangan suami istri penjual bubur asal Kampung Bojong Tengah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Wasman (52) dan istrinya, Dede Yeni (46), berhasil mewujudkan mimpi besar mereka: menunaikan ibadah haji setelah menabung selama 12 tahun dari hasil berjualan bubur ayam.

Meski penghasilan yang terbatas, pasangan ini tidak pernah kehilangan semangat. Sejak 2013, mereka mulai menyisihkan sebagian kecil dari pendapatan harian demi satu tujuan: pergi ke Tanah Suci.


“Awalnya kami buka tabungan Rp5 juta di Bank Syariah Mandiri. Kami belum tahu kapan akan berangkat, tapi niat kami sudah bulat,” ungkap Wasman saat ditemui RMOLJabar di kediamannya, Selasa 13 Mei 2025.

Selama lebih dari satu dekade, mereka menjalani hidup dengan hemat dan penuh kedisiplinan. Meski berbagai kebutuhan kerap menghampiri, tabungan haji tetap dijaga dengan doa dan keteguhan hati.

Inspirasi awalnya, ucap Wasman, datang dari seorang pembeli bubur yang juga pembimbing haji. 

“Katanya kalau daftar sekarang, bisa menunggu 10 sampai 15 tahun. Dari situ saya sadar pentingnya mendaftar sejak dini,” kenangnya dengan mata berkaca.

Tahun demi tahun berlalu. Setiap receh yang ditabung menjadi harapan. Terkadang mereka hanya mampu menyisihkan Rp1 juta per bulan. Bahkan pernah juga tak bisa menabung sama sekali. Namun, semangat tak pernah padam.

Wasman mendaftar haji pada 2013, disusul sang istri setahun kemudian. Biaya pendaftaran saat itu sekitar Rp50 juta per orang — jumlah yang sangat besar bagi seorang pedagang kecil. Namun, keikhlasan dan ketekunan membuat angka itu tidak menjadi hambatan.

Pada saat Pandemi Covid-19 melanda beberapa waktu lalu, harapan mereka sempat goyah. Tetapi masih bisa diaga berkat doa yang tak pernah putus. 

“Pernah cek di aplikasi Haji Pintar, katanya berangkat 2029. Lalu berubah jadi 2026. Eh, ternyata dipanggil 2025 ini. Allah Maha Baik,” ucap Wasman haru.

Uniknya, Wasman juga mendapat motivasi dari sinetron populer "Tukang Bubur Naik Haji". Ia bahkan sering dijuluki "Mang Sulam" oleh para pelanggannya, merujuk pada tokoh utama yang diperankan Mat Solar.

“Dulu hanya bercanda, pengen kayak Mang Sulam. Eh, ternyata Allah kabulkan,” katanya tersenyum.

Kini, usaha bubur ayam mereka telah berkembang pesat. Mereka memiliki dua cabang dengan dua karyawan. Seporsi bubur dijual mulai dari Rp8.000 hingga Rp20.000, tergantung topping. Namun, lebih dari sekadar usaha, bagi mereka, bubur ini adalah jalan menuju keberkahan.

Dalam acara walimatul safar yang digelar pada Minggu 11 Mei 2025, banyak tetangga hadir memberikan doa dan ucapan selamat. Dede Yeni tampak haru, sementara Wasman tersenyum bangga — menyaksikan impian yang dahulu hanya menjadi bisikan dalam doa, kini menjadi kenyataan.

“Semua bisa kalau ada niat. Jualan apa saja, kalau diniatkan untuk naik haji dan terus berdoa, insyaAllah ada jalannya,” pesan Wasman untuk sesama pedagang kecil.

Pada Rabu, 28 Mei 2025 mendatang, pasangan ini akan mengenakan pakaian ihram dan meninggalkan gerobak mereka sementara waktu, demi memenuhi panggilan suci ke Baitullah.

“Ini bukan lagi sekadar mimpi, tapi bukti bahwa ketekunan, doa, dan semangkuk bubur pun bisa mengantarkan seseorang ke rumah Allah,” tutup Wasman dengan mata berkaca-kaca.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya