Berita

Ketua DKPP, Heddy Lugito/Net

Politik

Heddy Lugito Tak Masalah jika DKPP Dibubarkan, Tapi ...

SENIN, 05 MEI 2025 | 20:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penataan ulang penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu), memunculkan wacana yang menyasar peniadaan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Wacana tersebut ditanggapi oleh Ketua DKPP, Heddy Lugito, dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR terkait evaluasi penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 5 April 2025.

Heddy merespon pernyataan Ketua Komisi II DPR yang mengaku sering dihubungi jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), yang takut diadukan ke DKPP karena melanggar kode etik penyelenggara pemilu (KEPP).


"Kalau nanti memang keberadaan DKPP dianggap mengganggu ketentraman penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu, Bapak tadi mengusulkan bubarkan saja DKPP. Saya kira juga saya setuju," kata Heddy di Ruang Rapat Komisi II DPR yang dihadiri pimpinan KPU dan Bawaslu.

Meski begitu, Heddy memandang pembubaran DKPP harus memiliki alasan yang rasional, mengingat latar belakang permasalahannya ada pada penyelenggaraan pemilu oleh KPU dan pengawasan serta penanganan pelanggarannya oleh Bawaslu.

"Saya secara pribadi setuju (DKPP dibubarkan), secara pribadi ya. Tapi mari kita berbicara hampir semua lembaga yang punya kekuatan besar harus ada pengawasan, itu saja. Dan pengawasan etik itu sekarang juga berkembang di DPR, di MPR, di semua lembaga," ucapnya memperjelas.

Lebih dari itu, Heddy menegaskan bahwa penyelenggaraan pemilu selama ini tidak bisa dilepaskan dari peranan 3 lembaga penyelenggara pemilu, yakni bukan hanya KPU tapi juga Bawaslu serta DKPP.

Sehingga baginya, jika DKPP dibubarkan maka akan berkaitan dengan Bawaslu secara eksistensi, dan juga KPU secara kinerja kelembagaan yang potensi menjadi satu-satunya.

"Jadi kalau bapak menghendaki nanti (DKPP) dibubarkan saya secara pribadi sangat setuju, tapi dan nanti bahkan Bawaslu pun tidak diperlukan lagi kalau KPU-nya sudah bekerja dengan baik, ya cukup KPU saja," tuturnya.

"Tapi faktanya kan tidak begitu bapak, faktanya masih juga banyak kekurangan (dari pelaksanaan pemilu maupun pilkada," demikian Heddy menambahkan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya