Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono/RMOL

Politik

Komisi I DPR Yakin Tak Ada Tekanan Politik dalam Pembatalan Mutasi Letjen Kunto

SENIN, 05 MEI 2025 | 13:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI memastikan pembatalan mutasi perwira tinggi TNI, termasuk Letjen Kunto Arief Wibowo yang sempat dipindahkan dari jabatannya sebagai Pangkogabwilhan I menjadi staf khusus KSAD, tidak ada tekanan politik. 

“Saya yakin TNI sudah sangat independen dan sangat mapan untuk menjalankan fungsinya,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 5 Mei 2025. 

Lagipula, lanjut Dave, prajurit TNI secara hierarki berada di bawah komando Panglima TNI. Di mana Panglima TNI berada di bawah komando Panglima Tertinggi, dalam hal ini Presiden RI. 


“TNI itu di bawah komando panglima tertinggi yaitu presiden, bukan di bawah siapa pun,” tegas politikus Partai Golkar ini. 

Ditanya lebih jauh mengenai saran ke depan agar persoalan mutasi TNI tidak berubah-ubah, Dave meyakini institusi TNI proporsional dalam memutuskan sesuatu. 

“Ya tentu perbaikan, penyempurnaan, itu adalah suatu hal yang baik dan memang dibutuhkan, dan kami yakin TNI mampu mengoreksi hal-hal yang dilihat atau dianggap itu tidak baik,” demikian Dave. 

Sebelumnya, beredar salinan dokumen Keputusan Panglima TNI Nomor Kep 554.a/IV/3025 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia, pada Jumat 2 Mei 2025. 

Dalam salinan dokumen tersebut, di antaranya menunjukkan putra Wapres ke-6 RI periode 1993-1998 sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) periode 1988-1993 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, yakni Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, batal dicopot dari jabatannya sebagai Pangkogabwilhan I. Begitupula dengan mantan ajudan Presiden ketujuh RI Joko Widodo, Laksda TNI Hersan, batal dipromosikan menggantikan Kunto sebagai Pangkogabwilhan I.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya