Berita

Ketua Presidium KPPI 2025 Irma Suryani Chaniago/RMOL

Politik

Ketua KPPI:

Perempuan Harus Paham Baca Postur Anggaran

SENIN, 05 MEI 2025 | 12:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Setiap perempuan harus memahami postur anggaran hingga efektif dalam berkomunikasi.

Hal ini dikatakan Ketua Presidium (KPPI) 2025 Irma Suryani Chaniago dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Anggota Legislatif (Aleg) Memahami Postur Anggaran, Komunikasi Publik, dan Memaknai Undang-Undang Pemilu serta Strategi Pemenangan Politisi Perempuan” di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 5 Mei 2025. 

"FGD seminar untuk bisa menambah wawasan kita semua. Ya terkait dengan bagaimana membaca postur anggaran dan bisa berkomunikasi dengan efektif," kata Irma dalam sambutannya.


FGD ini juga bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang struktur dan postur anggaran negara terkini. Kemudian, memastikan anggota legislatif perempuan dapat memastikan anggaran bermanfaat bagi masyarakat.

"Jadi kalau ibu-ibu bisa membaca khusus anggaran, insya Allah, apapun yang ibu lakukan di daerah, saya yakin rakyat bukan cuma pemerintah, tapi rakyat pun juga akan angkat topi. Oh bener, ibu ini ngerti ya. Aspirasi kita tersampaikan dan bisa dijalankan. Kan itu intinya ya," ujar Irma.

Selain itu, Irma berharap FGD ini bisa meningkatkan kemampuan berbicara para legislator perempuan di ruang publik dan media dengan narasi kuat serta terstruktur. Lalu, mengembangkan strategi komunikasi politik yang efektif.

"Khususnya terkait isu anggaran kepada konstituen, dan komunikasi politik untuk dalam upaya upaya memperjuangkan suatu kebijakan," ujar Anggota Komisi IX DPR ini.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menilai positif kegiatan yang digelar KPPI ini. Sebab, membuka ruang diskusi terhadap berbagai pemahaman tentang legislasi, termasuk perihal komunikasi yang mumpuni.

Indra membuka peluang mengajak KPPI sebagai mitra Badan Keahlian DPR. KPPI nantinya akan berkontribusi untuk ikut menguji publik undang-undang di Indonesia.

"Tidak menutup kemungkinan dengan semacam ini ke depan KPPI merupakan salah satu stakeholder yang bisa menjadikan mitra untuk uji publik terhadap undang-undang yang ada di Indonesia," ujar Indra.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya