Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian/Ist

Politik

DPR Upayakan Status Hukum Driver Ojol dalam Dunia Kerja

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 10:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VI DPR RI menyesalkan adanya ketimpangan status hukum para pekerja ojek online (ojol) yang hingga kini masih dibingkai sebagai “mitra”, namun tidak sepenuhnya menerima hak layaknya pekerja.

Berkenaan dengan itu, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian menyatakan bahwa pihaknya akan memperjuangkan status hukum para driver ojol di ranah kerja. 

"Kita bicara kekosongan hukum. Bagaimana status yang ‘dibungkus’ dengan pekerja mitra, tapi haknya tidak diterima oleh teman-teman. Padahal mereka ini sangat memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini," kata Kawendra dalam keterangannya, Kamis 24 April 2025.


Kawendra secara pribadi turut merasakan manfaat dari keberadaan para pengemudi ojol dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, ia menilai sudah waktunya negara hadir memberikan kejelasan status dan jaminan bagi para pekerja digital ini.

Kawendra mengungkapkan bahwa saat ini telah dibentuk dua Panitia Kerja (Panja) yang fokus pada isu perlindungan konsumen dan persaingan usaha. Menurutnya, isu ojol bisa masuk dalam pembahasan Panja karena berkaitan langsung dengan ketimpangan relasi kerja dan perlindungan hak.

Politikus Gerindra ini pun menyayangkan belum adanya regulasi tegas yang mengatur status para pekerja mitra ini di Indonesia.

"Saya gemes juga sebenarnya kalau regulasinya belum ada. Tapi nanti kita diskusikan, dan bukan cuma diskusi, ini harus kita dorong," tegasnya.

Kawendra menekankan pentingnya keadilan bagi para pengemudi ojol. Ia mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk berjuang bersama agar para pekerja digital ini juga dapat merasakan kebahagiaan dan keamanan seperti profesi lainnya.

"Kita juga gemes kalau nggak berkeadilan seperti ini. Kita ingin teman-teman juga merasakan kebahagiaan seperti yang kita rasakan. Kalau teman-teman belum happy dengan kebijakan yang ada, mari kita dorong sama-sama, kita berjuang. Insya Allah, dengan kehadiran di BAM hari ini, bisa mendorong kontribusi nyata untuk masa depan teman-teman ojol," tandasnya.



Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya