Berita

Kolase Direktur Utama (Dirut) Bulog Letjen TNI Novi Helmy Prasetya dan Hersubeno Arief/RMOL

Pertahanan

Pengunduran Diri Dirut Bulog dari TNI Bakal Diikuti Ribuan Perwira

RABU, 26 MARET 2025 | 02:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa Direktur Utama (Dirut) Bulog Letjen TNI Novi Helmy Prasetya saat ini tengah menunggu surat keputusan pengunduran diri sebagai perwira aktif.

Hal itu disampaikan Kristomei dalam webinar bersama Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS) pada Selasa, 25 Maret 2025. 

“Permasalahan Dirut Bulog, Pak Letjen Novi Helmy, kemarin hari Kamis sudah tidak menjabat lagi (sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI). Sudah diberikan jabatan perwira staf khusus. Itu akan terus berproses sampai surat keputusan pengunduran dirinya keluar,” ujar Kristomei.


Ia menjelaskan bahwa Mabes TNI ingin prajurit yang diusulkan ke 14 K/L untuk menjabat dapat bertugas dengan baik karena membawa nama baik institusi. Sementara di luar itu perlu mengundurkan diri.

“Nama baik TNI harus bisa dipertanggungjawabkan oleh yang bersangkutan saat dia berdinas di kementerian atau lembaga yang membutuhkan tadi. Jangan sampai dia tidak bisa perform sesuai dengan apa yang diharapkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/333/III/2025 tanggal 14 Maret 2025 menjadi basis mutasi dan rotasi puluhan perwira tinggi (pati) TNI. Total ada 86 pati TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang mendapat penugasan baru melalui keputusan tersebut. Termasuk diantaranya Letjen TNI Novi Helmy Prasetya yang sebelumnya bertugas sebagai Danjen Akademi TNI.

Melalui surat keputusan itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memindahkan Novi Helmy dari posisi awal sebagai Danjen Akademi TNI menjadi staf khusus panglima TNI. Dalam keterangan mutasi tersebut, Mabes TNI menjelaskan bahwa mutasi Novi Helmy merupakan salah satu bagian dari langkah yang diambil untuk menempatkan jenderal bintang dua TNI AD itu di luar TNI.

Hal itu bersamaan dengan ditunjuknya Novi Helmy sebagai Dirut Bulog melalui surat pengangkatan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Wartawan senior Hersubeno Arief mengapresiasi pengunduran diri Novi Helmy yang menurutnya juga akan diikuti ribuan prajurit aktif TNI yang kini menempati posisi di dalam jabatan sipil.

“Selain Novi Helmy ini akan ada ribuan prajurit TNI yang juga segera menyusul mengundurkan diri ini atau pensiun dini ya, mereka ini sekarang ini menempati berbagai posisi di kementerian dan lembaga termasuk di BUMN,” ujar Hersubeno dikutip dalam kanal Youtube pribadinya.

Mengutip sebuah data, saat ini ada sekitar 2 ribu lebih TNI aktif yang menempati posisi di lembaga sipil.

“Ini banyak banget ya, saya kira ini mungkin tidak semuanya berpangkat jenderal, ini terlalu banyak. Ini pasti ada perwira menengah dan jangan-jangan ada yang  perwira pertamanya, tapi kita tidak dapat rinciannya. Aturannya jelas dalam UU TNI yang baru disahkan,” pungkasnya.   

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya