Berita

Presiden Prabowo Subianto di acara jamuan makan malam bersama seluruh kepala daerah dan para taruna-taruni di Akmil Magelang pada Kamis, 27 Februari 2025/Ist

Politik

Retret Kepala Daerah Punya Peran Penting Wujudkan Asta Cita

SENIN, 03 MARET 2025 | 23:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Momen pembekalan atau retret kepala daerah yang dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 RI Joko Widodo, hingga Ketua DPP PDIP Puan Maharani, seharusnya dipedomani sebagai upaya membangun bangsa. 

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Demokrasi (PSHD), Ade Irfan Pulungan memandang, pelaksanaan retret yang digagas Presiden Prabowo Subianto menunjukkan upaya persatuan dalam membangun bangsa dan negara tanpa membeda-bedakan latar belakang. 

"Tentunya diharapkan semua kepala daerah yang baru dilantik itu dapat mempunyai kesamaan sistem kerja yang diinginkan oleh Presiden Prabowo," ujar Irfan kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Senin, 3 Maret 2025.


Wakil Ketua Umum DPP Desa Bersatu itu mengapresiasi kegiatan retret kepala daerah yang digagas Presiden Prabowo, dan dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

"Kita harus memberikan apresiasi dan dukungan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan jajarannya yang telah mampu melaksanakan kegiatan retret kepala daerah dengan sukses, lancar, dan berhasil," tuturnya. 

Oleh karena itu, Irfan memandang pelaksanaan retret yang dilaksanakan Presiden Prabowo dengan menghadirkan tokoh-tokoh lintas partai politik sangat penting dalam mewujudkan Asta Cita. 

"Kegiatan retret ini penting untuk sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan 8 misi Asta Cita, dan melaksanakan program prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran," urainya. 

Dengan demikian, acara retret kepala daerah 2024 diharapkan dapat menjadi pedoman bagi kepala daerah yang baru saja dilantik. Selain itu, menjadi wadah untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi di antara para kepala daerah dan pemerintah pusat.

“Intinya adalah semangat Presiden Prabowo dalam merangkul, mengajak semua potensi anak bangsa, termasuk para pemimpin-pemimpin sebelumnya, yang menyatukan kebersamaan dalam melaksanakan program kesejahteraan untuk rakyat," tuturnya. 

"Gagasan dan praktik baik ini kita harus selalu memberikan dukungan, sehingga kita semua bersama-sama membangun republik ini untuk segera mencapai tujuan mulia, menjadikan tahun 2045 Indonesia Maju, Indonesia Emas," demikian Irfan menambahkan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya