Berita

Ilustrasi/RMOL

Publika

Sekolah Enam Idea

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 12:57 WIB | OLEH: JIMMY H SIAHAAN

KITA tahu bagaimana caranya mengerjakan banyak hal, tetapi tahukah "apa" yang sebenarnya kita kerjakan?

Ortega Y.Gasset mengatakannya dengan ringkas dan tegas: "Kita tidak dapat hidup pada tingkat manusia tanpa idea". Apa yang kita kerjakan tergantung idea.

Pendidikan adalah penyebaran idea selanjutnya, "untuk sedikit hidup lebih baik daripada tragedi yang tak berarti dan keaiban batin".


Ada enam idea yang terdepan, idea evolusi, idea persaingan, idea yang tinggi, agama, filsafat, seni, idea getaran gelap dari bawah sadar (freud), idea relativisme (russel) dan idea positivisme.

Jika dengan pendidikan berhasil artinya "Puncak dari idea di Zaman Kita" atau disebut Byron: "Tahu adalah duka, mereka yang paling banyak tahu paling banyak meratap. Pohon pengetahuan bukanlah Pohon Kehidupan".

Pendidikan akan menolong, dulu kita sering sebut "Manusia Seutuhnya". Kini kata manusia seutuhnya sebagai ikon hilang dalam dunia pendidikan. Belum lama sepertinya berubah menjadi sebuah jargon kekuasaan yaitu perlu adanya "Revolusi Mental".

Orang melahirkan idea bahwa "moralitas omong kosong". Kekacauan yang terjadi luar biasa. Tokoh ideal sebagai panutan menjadi hilang. 

Garis pedoman yang terpancar dari bayang ideal menghilang. Kaum intelektual yang menyaring bayangan-bayangan tak bergeming. Membicarakan soal etika.

Saat ini mengingatkan pada  sebuah situasi "Phantasmagoria" adalah istilah yang merujuk pada pemandangan yang aneh, membingungkan, atau seperti mimpi.

Phantasmagoria awalnya merujuk pada pertunjukan lentera hantu yang dipentaskan di Prancis pada akhir abad ke-18. 

Pertunjukan ini menggunakan lentera ajaib untuk menciptakan ilusi optik yang membuat figur-figur bertambah atau berkurang ukurannya. 

Phantasmagoria juga bisa merujuk pada penglihatan seperti mimpi, seperti yang terjadi saat demam tinggi. Penglihatan ini bisa berupa gambar-gambar aneh atau halusinasi.

Game Horor Interaktif 

Phantasmagoria juga bisa merujuk pada game horor interaktif yang dirilis pada tahun 1995 oleh Sierra On-Line. Game ini memiliki alur cerita yang gelap, elemen sinematik, dan pendekatan eksperimental dalam gameplay.

Phantasmagoria juga bisa merujuk pada film edukasi yang mengangkat isu pelecehan dan kekerasan  

Phantasmagoria adalah berbaurnya rentetan gambar, citra, figur-figur yang menipu penglihatan, sampai kita susah membedakan mana nyata mana mana yang bukan.

Secara khusus kutipannya, "Krisis justru terletak pada fakta bahwa yang lama sedang sekarat dan yang baru tidak dapat dilahirkan; dalam masa peralihan ini berbagai macam gejala yang mengerikan muncul." 

Sekarang, kita akan membahas yang satu itu. Yang lainnya, yang ingin saya bahas, adalah "Pesimisme dari kaum intelektual, walaupun ada optimisme" 

Moralitas menjadi omong kosong, revolusi mental yang terlupakan. Penglihatan seperti mimpi. Phantasmagoria. Kaum intelektual tak bergeming dan pesimisme dan sinis terhadap generasi muda.

"Jack of all trades, master of none" adalah ungkapan yang menggambarkan seseorang yang serba bisa, tetapi tidak ahli dalam satu bidang tertentu. 

Istilah "Jack of all trades" sendiri merujuk pada orang yang dapat melakukan berbagai jenis pekerjaan berbeda. Nama "Jack" merupakan nama yang populer di Inggris sejak berabad-abad yang lalu dan merujuk pada "orang kebanyakan" atau "orang biasa". 

Unsur "tidak menguasai apa pun" tampaknya ditambahkan pada akhir abad ke-18, sehingga membuat pernyataan tersebut kurang menyenangkan bagi orang yang menerimanya. 

Dalam banyak diskusi, ungkapan "Jack of all trades, master of none" dijadikan perdebatan antara Generalis atau Spesialis.

Jack, John, Jill, dan Jane semuanya digunakan untuk menyatakan pria dan wanita secara umum atau tidak dikenal; Jack dan Jill lebih umum di Inggris, sedangkan John dan Jane lebih banyak berpusat pada AS. Kata Jack bahkan meluas ke hewan jantan lebih umum. Jadi secara harfiah "jack of all trade" berarti "orang yang melakukan segalanya”.

Dan ya, itu penggunaan yang sama dengan 'jack' di setumpuk kartu remi, karena Jack itu hanya kartu wajah pria yang umum.

Persoalanya adalah agar generasi muda dapat meluaskan cakrawala ilmu dan sebagai kombinasi enam idea-idea dan pengetahuan sebagai Jack of all trades, master of nothing?

*Penulis adalah Eksponen 77/78

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya