Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Maskapai United Airlines Sumbang Rp16 Miliar Buat Pelantikan Trump

SABTU, 18 JANUARI 2025 | 22:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai penerbangan United Airlines memberikan sumbangan sebesar 1 juta Dolar AS atau sekitar Rp16,38 miliar untuk mendukung acara pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

CEO United Airlines, Scott Kirby, berencana menghadiri beberapa acara terkait pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Januari 2025. Namun, terpaksa batal karena prediksi cuaca yang sangat dingin.

Seperti dikutip Nasdaq pada Sabtu 18 Januari 2025, United Airlines bukan satu-satunya perusahaan besar yang berpartisipasi dalam pelantikan Trump. Maskapai lain, termasuk pesaing utama seperti Delta Airlines, turut menyumbangkan dana. 


“Selain itu, sejumlah perusahaan ternama seperti Hyundai, Stellantis (induk Chrysler), Ford, Boeing, General Motors, Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Meta juga ikut memberikan kontribusi,” kata Nasdaq dalam laporannya.

Dalam persiapan pelantikan, Donald Trump mengumumkan bahwa pidato pelantikannya akan digelar di dalam gedung DPR AS. 

Keputusan ini diambil dengan alasan keamanan, mengingat cuaca ekstrem yang diperkirakan bisa membahayakan pendukung maupun petugas keamanan.

Pelantikan presiden AS biasanya dilakukan di luar gedung DPR dengan ribuan warga memadati National Mall. 

Namun, kondisi cuaca ekstrem kali ini memaksa perubahan lokasi untuk menjamin keselamatan semua pihak yang terlibat.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya