Berita

Chery Indonesia melakukan ekspor perdana 120 unit Omoda 5 ke Vietnam/Net

Otomotif

Ekspor Omoda 5 ke Vietnam, Cherry Pertegas Indonesia Jadi Basis Produksi di Asia Tenggara

SABTU, 02 NOVEMBER 2024 | 02:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pabrikan asal China, Chery, memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi mobil di kawasan Asia Tenggara. Hal ini dibuktikan dengan pengiriman 120 unit Omoda 5 ke Vietnam oleh Chery Indonesia.

"Ekspor perdana Chery Omoda 5 ke Vietnam merupakan momen bersejarah bagi Chery Motor Indonesia. Ini adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk terus berkembang dan memperluas pasar," kata Executive Vice President of Chery International, Chen Chunqing, di Cikarang, Jumat, 1 November 2024.

"Kami optimistis bahwa Chery Omoda 5 akan mendapatkan sambutan yang hangat di pasar Vietnam, seperti halnya di Indonesia. Chery Indonesia akan jadi produsen mobil dengan pertumbuhan ekspor tercepat," imbuhnya. 


Selain Vietnam, lanjut Chen, akan ada negara lain yang jadi tujuan ekspor. Saat ini, PT Chery Motor Indonesia telah siap melakukan perakitan untuk kebutuhan market dalam negeri dan ekspor ke negara tetangga. 

"Bersamaan dengan mulainya ekspor ke Vietnam, kami terus melakukan evaluasi dan melakukan persiapan secara internal. Hal ini guna mempersiapkan ekspor untuk model-model lainnya yang diproduksi di Indonesia agar dapat berkontribusi mendukung perkembangan industri otomotif negara lain," paparnya.

Chen juga memastikan Indonesia menjadi basis produksi penting di Asia Tenggara bagi Chery. Salah satu alasannya, Chery Motor Indonesia punya komitmen kuat untuk memastikan kualitas produksi mereka.

Dengan desain futuristis, performa tangguh, dan fitur-fitur canggih, Chery Omoda 5 langsung memikat hati konsumen sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2023.

Di mana sistem keamanan Chery Omoda 5 dengan 12 ADAS telah mendapat pengakuan bintang lima dari Australasian NCAP (ANCAP). Di Indonesia, sejauh ini Omoda Series  telah terjual lebih dari 8.000 unit.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya