Berita

Bambang Soesatyo bersama pemeran Film 'Anak Kolong'/Ist

Politik

Terima Pemeran Film 'Anak Kolong'

Bamsoet Dorong Perbanyak Produksi Film Bertema Patriotisme

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 05:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota DPR sekaligus Kepala Badan Bela Negara FKPPI Bambang Soesatyo mendorong para insan perfilman untuk lebih banyak memproduksi film-film nasional bertema nasionalisme dan patriotisme. 

Konsistensi dalam membuat film nasional dengan pesan semangat nasionalisme yang kuat akan berkontribusi besar terhadap pembangunan karakter bangsa.

"Selain hiburan, film juga berfungsi sebagai alat edukasi. Melalui film, penonton bisa belajar tentang konteks sosial, politik, dan budaya yang membentuk negara. Dengan menampilkan perjuangan pahlawan, konflik, dan momen penting kebangsaan, film bisa membantu generasi muda memahami dan menghargai sejarah bangsanya," ujar Bamsoet akrab disapa usai menerima para pemeran film 'Anak Kolong' di Rumah Pergerakan Patiunus Kebayoran Baru Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2024.


Hadir para artis film 'Anak Kolong' antara lain Junior Roberts, Aisyah Aqilah, Antonio Blanco, Bonni Saputra, Suheil Bisyir, Rizky Hanggono dan William Roberts, Produser Agustinus Sitorus dan Bambang Dirgantoro, serta Direksi Blackstone Picture Ola Difla.

Ketua DPR RI ke-20 dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini memaparkan, film nasional mampu membantu membentuk identitas kolektif bangsa. 

Dengan mengenalkan elemen budaya, tradisi, dan bahasa daerah, film berperan dalam memperkuat rasa keterikatan masyarakat terhadap tanah airnya.

"Melalui sinematografi yang indah dan penuturan cerita yang menyentuh, film mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air. Dalam konteks Indonesia yang kaya akan suku, budaya, dan agama, film nasional dapat menunjukkan bagaimana perbedaan dapat dijadikan kekuatan, dengan cara mengangkat cerita yang menggambarkan persatuan di tengah keberagaman," pungkas Bamsoet.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya