Berita

Agus Fatoni bersama warga Sumatera Utara yang dievakuasi dari Lebanon/Ist

Nusantara

Pj Gubernur Temui Warga Sumut yang Dievakuasi dari Lebanon

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 20:28 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni memotivasi sejumlah warga Sumut yang baru dievakuasi dari Lebanon yang terdampak invasi Israel. Hal ini dilakukanya saat meninjau kondisi mereka secara langsung di Aula Badan Penghubung Provinsi Sumut, Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2024.

Dalam kesempatan ini, Fatoni menyemangati mereka untuk terus belajar secara mandiri. Hal tersebut tentunya bertujuan guna mengembangkan kemampuan akademik, karakter, kreativitas serta inovasi.
 
“Teruslah semangat dan jangan lupa belajar ya. Kembangkan terus kreativitas, inovasi-inovasi kalian selama berada di Indonesia,” ungkap Fatoni, didampingi Kepala Penghubung Jakarta Ichsannul Arifin Siregar.
 

 
Sebagaimana diketahui terdapat 11 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sumut serta satu orang warga negara asing yang dievakuasi dari Lebanon. Mereka diantaranya berasal dari Kabupaten Deliserdang, Tapanuli Selatan, Labuhanbatu Selatan, dan Kota Medan.
 
Saat di Lebanon, mereka tersebar di tiga provinsi yakni di Ibukota Lebanon, Lebanon Timur, dan Lebanon Utara. Para pengungsi ini merupakan mahasiswa yang mengikuti program beasiswa S1 dan S2 universitas di Lebanon dan bekerja di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Mereka tinggal berkisar 1-6 tahun di Lebanon.
 
“Pemulangan ke kampung halaman sedang dipersiapkan oleh Badan Penghubung Sumut sebagaimana harapan dari para WNI asal Sumut yang dievakuasi dari Lebanon dan dikoordinasikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota,” ucap Fatoni.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya