Berita

Sandra Dewi dan Harvey Moeis/Net

Hukum

Emas Batangan Anak Sandra Dewi Ikut Disita Kejagung

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 15:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perhiasan milik anak pasangan Harvey Moeis-Sandra Dewi yang tidak ada kaitan dengan kasus dugaan korupsi Timah ternyata ikut disita Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal ini terungkap saat Sandra Dewi menjadi saksi dalam persidangan lanjutan dugaan korupsi Timah dengan terdakwa Harvey Moeis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 10 Oktober 2024.

Mulanya, Majelis Hakim menanyakan kepada Sandra Dewi apakah ada emas batangan yang disita oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kali ini.


"Apa ada emas batangan (disita) juga? Berapa beratnya?" tanya Majelis Hakim kepada Sandra Dewi.

"Ada satu emas batangan kecil yang diberikan orang tua saya. (beratnya) Saya lupa," jawab Sandra Dewi.

Sandra Dewi menjelaskan, emas tersebut adalah tradisi masyarakat Tionghoa ketika anak pertama lahir. Kakek/nenek memberikan emas kepada cucunya. Dan, menurut Sandra Dewi, emas itu ikut disita Kejagung. 

Selain emas batangan, Sandra Dewi juga kesal dengan Kejagung yang ingin menyita cincin pertunangan dan cincin pernikahannya yang diberikan Harvey Moeis, yang merupakan barang sakral.

"Cincin kawin dan cincin pertunangan. Mau disita (Kejaksaan), saya enggak kasih," ucap Sandra Dewi.

"Sakral ya. Janganlah (dikasih), nanti takutnya hilang," timpal Hakim.

Selama berkarier, Sandra Dewi juga mengaku tidak pernah menerima aliran dana dari Harvey Moeis untuk dirinya. Seluruh uang yang didapatkan berasal dari hasil kerjanya sendiri.

"Di rekening Bank Mega ini 100 persen hasil keringat saya dari tahun 2004 dan tidak pernah ada aliran dana atau transferan dari suami saya. Dan sudah saya buktikan di rekening koran," papar Sandra Dewi.

Dijelaskan Sandra Dewi, penghasilan dirinya bisa dibuktikan melalui kerja sama yang dilakukan dengan beberapa perusahaan besar melalui kontrak-kontrak yang dilampirkan dalam pemeriksaan.

"Sesuai dengan kontrak yang bisa saya serahkan, 220 kontrak dengan perusahaan-perusahaan besar yang mengontrak saya sebagai brand ambassador," tutup Sandra Dewi. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya