Berita

Dirjen PDSPKP, Penasehat DWP KKP dan Perwakilan dari Keraton Yogyakarta (KPH Purbodiningrat) melakukan demo slicing ikan tuna/Ist

Nusantara

Dukung Program Makanan Bergizi, KKP Gerilya Protein Ikan

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 05:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan ikan sebagai salah satu sumber protein dalam program makanan bergizi. Sebagai langkah awal, dengan gerilya di provinsi dengan asupan protein ikan terendah.

"Kita memilih rute gerilya protein ikan di dua provinsi dengan asupan protein ikan terendah dengan harapan kegiatan yang kami lakukan bisa menjadi pengingat semua pemangku kepentingan," terang Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 9 Oktober 2024. 

Sebagai langkah strategis, KKP memulai gerilya protein ikan di Yogyakarta mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2023, asupan protein ikan di wilayah ini baru 4,07 gram/kapita/hari.


"Kita mulai dari Yogyakarta, karena dari 13,4 gram asupan protein hewani provinsi ini, yang dari ikan hanya 4,06 gram," ujar Budi Sulistiyo. 

Dalam kampanye bertajuk "Protein Ikan untuk Generasi Emas" yang berlangsung pada Minggu-Senin, 6-7 Oktober di kawasan Alun-Alun Selatan, Yogyakarta, KKP mendistribusikan 5,5 ton ikan beku dan olahan. Selain itu, terdapat bazar UMKM yang melibatkan 36 unit pengolah ikan (UPI) Yogyakarta serta demo masak jajanan berbahan tambahan hidrolisat protein ikan (HPI) guna mendekatkan ikan maupun produk perikanan ke masyarakat. Termasuk juga demo slicing tuna mengingat tahun 2024 telah dicanangkan sebagai tahun tuna. 

"Kami ingin mengingatkan publik bahwa kita negara maritim punya modal besar untuk merdeka protein dan tentu saja sumber protein yang paling dekat dengan kita adalah ikan," jelas Budi. 

Budi mengatakan, saat ini asupan protein  masyarakat Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara tetangga di kawasan ASEAN. Data BPS 2023 menyebutkan konsumsi protein Indonesia baru mencapai 62,3 gram per kapita, jauh di bawah Vietnam yang sudah mencapai 94 gram.

"Kami melihat program makanan bergizi gratis bisa menjadi momentum untuk mengejar ketertinggalan tersebut," tuturnya. 

Senada, perwakilan keraton KPH Purbodiningrat mengungkapkan program makanan bergizi dengan ikan merupakan momentum penting menuju Indonesia yang sehat dan tangguh. Karenanya, dia mengingatkan perlunya strategi gastronomi hasil laut agar bukan sekadar kampanye untuk makan ikan, tetapi juga bagaimana mengolah hasil laut dengan tepat agar nutrisinya tidak hilang. 

"Pengolahan yang bijak dan sesuai kaidah gastronomi, memastikan setiap sajian ikan yang kita konsumsi tetap kaya akan gizi, vitamin, dan mineral, yang esensial bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi kita," tutur Purbodiningrat.

Sebagai informasi, setelah Yogyakarta, gerilya protein ikan KKP akan menyasar Sragen dan Solo pada 12-13 Oktober 2024. Kedua wilayah tersebut dipilih lantaran asupan protein ikan di Jawa Tengah masih berada di angka 5,18 gram/kapita/hari.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya