Berita

Gedung DPRD DKI Jakarta/Ist

Politik

Pembentukan Fraksi DPRD DKI Jakarta

Perindo Gabung Demokrat, PPP Gabung PKB

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai-partai yang memiliki kursi sedikit di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta harus bergabung dengan fraksi yang lebih besar. 

Dalam proses pembentukan fraksi ini, pimpinan sementara DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, menyebut PPP dan Perindo diperkirakan akan bergabung dengan partai lain karena hanya memiliki satu kursi.

"Memang partai yang kursinya sedikit, mereka tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Mereka harus mengikut fraksi yang ada," kata Achmad Yani di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (11/9).


Achmad Yani mencontohkan bahwa Partai Demokrat bisa berdiri sendiri sebagai fraksi karena memiliki kursi yang cukup. Namun, Perindo yang hanya memiliki satu kursi tidak bisa membentuk fraksi sendiri, sehingga akan bergabung dengan Demokrat. 

Hal serupa terjadi pada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memiliki satu kursi dan kemungkinan akan bergabung dengan Fraksi PKB.

Saat ini, keputusan tersebut masih dalam proses dan belum final. Surat usulan sudah disampaikan, namun masing-masing partai belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan ini.

"Usulan surat itu sudah kita sampaikan, dari masing-masing partai belum menyampaikan hal itu," pungkas politikus  tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya