Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bursa Singapura Catat Kenaikan Laba Bersih 10,5 Persen

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 14:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Singapura meraup laba bersih untuk periode yang berakhir Juni 2024 sebanyak 316.3 juta Dolar Singapura (SGD). Angka itu naik  naik 10,5 persen dari 286.3 juta SGD pada tahun sebelumnya.

Laba per saham (EPS) untuk periode setengah tahun mencapai 0,296, SGD, naik dari 0,268 SGD pada semester kedua tahun fiskal 2023.

Dewan direksi mengusulkan dividen triwulanan akhir sebesar 0,09 SGD per saham, naik dari 0,085 SGD per saham pada kuartal yang sama tahun lalu.


Jika disetujui, jumlah ini akan mewakili peningkatan tahunan sebesar 5,9 persen, yang menurut Bursa Efek Singapura (SGX) sejalan dengan targetnya untuk meningkatkan dividen per saham pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR). 

Dividen triwulanan final yang diusulkan akan dibayarkan pada tanggal 25 Oktober, setelah disetujui oleh pemegang saham pada rapat umum tahunan SGX mendatang pada tanggal 10 Oktober.

Pendapatan operasional untuk semester II tumbuh 2,6 persen menjadi 639,4 juta SGD dari 623 juta SGD di semester II-2023.

Hal ini terutama didorong oleh lonjakan pendapatan operasional sebesar 17,6 persen tahun-ke-tahun dari pendapatan tetap, mata uang dan komoditas (FICC), yang sebagian diimbangi oleh penurunan kontribusi derivatif sebesar 8,1 persen. 

Laba bersih bursa Singapura untuk setahun penuh mencapai 597,9 juta SGD, naik 4,7 persen dari 570,9 juta SGD pada tahun 2023 dan berarti EPS setahun penuh sebesar 0,559 SGD.

Laba bersih tahun fiscal 2024 yang disesuaikan adalah 525,9 juta SGD, naik 4,5 persen YoY dengan 

Kepala eksekutif SGX Loh Boon Chye mengaitkan pertumbuhan pendapatan pada tahun fiscal 2024 dengan kuatnya volume bisnis mata uang dan komoditas SGX karena bursa memperluas basis pelanggannya dan mendorong aktivitas yang lebih tinggi.

"Waralaba mata uang dan komoditas kami berada pada momentum pertumbuhan yang sehat, dengan volume meningkat dua kali lipat selama tiga tahun terakhir," tambahnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya