Berita

Anggota Komisi IX DPR, Muchamad Nabil Haroen/Ist

Politik

Sistem Distribusi dan Pengadaan Obat Harus Diperbaiki

MINGGU, 07 JULI 2024 | 13:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Intervensi negara sangat diperlukan untuk menekan meningkatnya harga obat, salah satunya dengan memperbaiki sistem distribusi dan pengadaan.

Menurut anggota Komisi IX DPR, Muchamad Nabil Haroen, jalur birokrasi yang kusut jadi salah satu faktor naiknya harga obat, dan perlu diurai oleh pemerintah, agar distribusi ke masyarakat lancar.

"Meningkatkan transparansi dan efisiensi tata kelola, memperbaiki sistem distribusi dan pengadaan obat dengan mengurangi jalur birokrasi yang tidak perlu dan memastikan semua proses berjalan transparan," kata Nabil Haroen, lewat keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (7/7).


Selain itu, sistem regulasi yang lebih ketat dalam distribusi obat sangat penting dilakukan.

Legislator dari Fraksi PDIP itu juga mengatakan, pemerintah perlu mengawasi distribusi obat, agar tidak ada pihak yang memainkan harga di pasaran.

"Menerapkan regulasi yang lebih ketat terkait harga obat dan mengawasi pelaksanaannya agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan berlebihan dari harga yang tinggi," katanya.

Peran pemerintah harus kuat dalam menekan harga obat, Nabil berpendapat intervensi berupa subsidi dari pemerintah perlu dilakukan kepada produsen.

"Pemerintah perlu mengambil peran lebih aktif dalam mengatur dan mengawasi harga di pasaran, termasuk memberikan subsidi atau insentif bagi produsen dalam negeri," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya