Berita

Ketua MUI Lampung, Prof Mukri/Istimewa

Nusantara

MUI Lampung Ajak Umat Muslim Saling Menghargai Perbedaan Salat Iduladha

MINGGU, 16 JUNI 2024 | 06:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung, Prof Mukri, meminta kepada umat muslim saling menghargai, terkait adanya perbedaan waktu pelaksanaan salat Iduladha 1445 H/2024 khususnya di Provinsi Lampung dan Indonesia pada umumnya.

Menurutnya, perbedaan salat Iduladha sudah sering terjadi di Indonesia, sehingga umat muslim diharapkan bisa saling menghargai.

"Kalau NU dan MUI ikut pemerintah, jadi besok puasa arafahnya. Dan salat akan dilaksanakan, Senin (17/6)," kata Prof Mukri, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (15/6).


Secara khusus Prof Mukri mengajak umat muslim, khususnya di Provinsi Lampung, agar tidak terlalu mempermasalahkan soal perbedaan waktu salat Iduladha. Namun lebih fokus kepada berkurban dan berbagi kepada sesama sebagai bentuk hubungan baik dengan sesama manusia.

"Semua kita serahkan kepada ahlinya, jadi ibadah Iduladha, tidak hanya hubungan manusia kepada Allah SWT, tetapi juga hubungan kepada sesama manusia. Di mana orang yang mampu dan berkurban, lalu dagingnya diberikan kepada yang kurang mampu," demikian Prof Mukri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya