Berita

Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Bahlil Heran Anggaran Kementerian Investasi Turun Tapi Target Naik

SELASA, 11 JUNI 2024 | 13:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dibuat heran lantaran target investasi dinaikkan, namun anggaran untuk kementerian malah turun.

Bahlil mengatakan beban target investasi di tahun 2025 ini naik cukup tinggi, namun anggaran untuk Kementerian Investasi justru turun.

Bahan karena rasa heran itu, Bahlil meminta agar Komisi VI DPR RI ini memberikan teori baru untuk persoalan tingginya target investasi namun anggaran turun.


"Kalau memang pimpinan dan seluruh bapak ibu anggota DPR punya teori baru, tolong ajarin saya. Bagaimana mungkin target investasi dinaikkan Rp1.850 triliun, anggarannya diturunkan,” kata Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI membahas RKP dan RKA Kementerian Investasi, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6).

"Dari target Rp1.400 triliun 2023 dengan anggaran Rp1,2 triliun lebih, sekarang dinaikkan tapi anggarannya diturunkan menjadi Rp690 triliun lebih. Ini yang membuat saya bingung,” sambungnya.

Lantas, Bahlil menceritakan dirinya ketika sekolah lalu, belum pernah mendengar adanya target yang besar namun tidak imbang dengan fasilitas yang diberikan.

"Saya sejak kecil sudah berdagang, pernah menjadi pengusaha dan pernah menjadi ketua umum Hipmi, belum pernah menemukan teori ini. Ini teori baru ini,” tutupnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya