Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Konsumsi Rumah Tangga 2025 Diperkirakan Tumbuh 5,0 - 5,2 Persen

RABU, 05 JUNI 2024 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertumbuhan investasi Indonesia ditargetkan di kisaran 5,2-5,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada 2025.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, target tersebut memang ambisius namun masih realistis dengan mempertimbangkan pergerakan suku bunga global dan potensi berbagai disrupsi.

Dalam Rapat Paripurna DPR, Sri Mulyani memaparkan bahwa investasi turut menyumbang sekitar 32 persen dari total perekonomian nasional, sehingga perlu untuk terus ditingkatkan sebagai motor penggerak ekonomi.


Pertumbuhan ekonomi pada 2025 dipengaruhi faktor global dan domestik. Dari sisi Permintaan Agregat, dengan upaya Pemerintah menjaga dan meningkatkan daya beli serta kesejahteraan masyarakat, Konsumsi Rumah Tangga dalam 10 tahun terakhir berkontribusi bagi perekonomian sebesar 55 persen, secara rata-rata, menurutnya.

"Untuk tahun 2025, Konsumsi Rumah Tangga diperkirakan tumbuh pada kisaran 5,0 persen–5,2 persen, didukung membaiknya daya beli dan terkendalinya inflasi," ujar Sri Mulyani, dikutip Rabu (5/6).

Dari sisi eksternal, Sri Mulyani menjelaskan kontribusi ekspor terhadap PDB dalam satu dekade terakhir rata-rata sekitar 21 persen setiap tahun, sementara impor 20 persen, sehingga secara netto ekspor berkontribusi sekitar 1 persen pada perekonomian nasional.

"Ke depan, ekspor akan dipengaruhi aktivitas ekonomi global yang belum menunjukkan perbaikan signifikan. Outlook pertumbuhan global di tahun 2024 dan 2025, berdasarkan rilis IMF bulan April lalu, stagnan di level 3,2 persen," kata Sri Mulyani.

Ia juga menambahkan dengan mempertimbangkan kinerja historis dan kondisi global, ekspor diperkirakan tumbuh antara 5,0 persen–5,7 persen, sementara impor 4,3 persen–4,9 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya