Berita

Kapal Pengendali Polusi Penjaga Pantai India (ICG) Samudra Paheredar, dengan helikopter integral, berlabuh di Ho Chi Minh, Vietnam sebagai bagian dari muhibahnya ke negara-negara ASEAN.

Dunia

Kerja Sama Maritim

Kapal Pengendali Polusi India Kunjungi Vietnam

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 05:06 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kapal Pengendali Polusi Penjaga Pantai India (ICG) Samudra Paheredar, dengan helikopter integral, berlabuh di Ho Chi Minh, Vietnam sebagai bagian dari muhibahnya ke negara-negara ASEAN.

Selama kunjungan tiga hari yang dimulai Selasa (2/4), kru ICG akan terlibat dalam interaksi profesional yang berfokus pada respons polusi laut, pencarian dan penyelamatan maritim, dan penegakan hukum maritim.

Kegiatan-kegiatan tersebut juga akan mencakup pelatihan lintas dek, pertukaran ahli materi pelajaran, acara olahraga dan latihan lintas kapal dengan Penjaga Pantai Vietnam (VCG).


Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat hubungan antara ICG dan VCG, namun juga menunjukkan kemampuan pembuatan kapal dalam negeri India. Selain itu, 25 taruna Korps Kadet Nasional (NCC) yang berada di kapal tersebut akan mengikuti kegiatan Walkathon dan Beach Clean-up.

Sejak tahun 2015, ICG dan VCG telah memiliki Memorandum of Understanding (MOU) yang melembagakan kerja sama antara kedua lembaga maritim tersebut. Penempatan di luar negeri ini merupakan bukti komitmen ICG untuk memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan kerja sama internasional dengan negara-negara sahabat.

Kunjungan kapal khusus ICG ke negara-negara tersebut sejalan dengan Inisiatif India ASEAN untuk pencemaran laut yang diumumkan pada Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN Plus di Kamboja pada tahun 2022.

Penyebaran Kapal Samudra Paheredar ke kawasan ASEAN mencerminkan kepedulian dan tekad bersama India terhadap pencemaran laut, serta mendorong keselamatan dan keamanan melalui kerja sama maritim. Sebelum Ho Chi Minh, kapal tersebut telah mengunjungi Manila, Filipina untuk menunjukkan kelanjutan hubungan diplomatik maritim di kawasan ASEAN.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya