Berita

Pemilihan Umum/Ist

Politik

Poros Rawamangun Curiga Suara Partai Gurem Dicuri Oknum Penyelenggara Pemilu

RABU, 20 MARET 2024 | 21:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Suara sejumlah partai politik gurem alias yang tidak lolos parliamentary threshold (ambang batas parlemen) minimal 4 persen dari suara sah secara nasional, diduga menjadi bancakan oknum komisioner KPU Jakarta Selatan.

Demikian disampaikan Ketua Poros Rawamangun Rudy Darmawanto dikutip dari podcast EZY TV, Rabu (20/3).

“Akibat perilaku persekongkolan jahat itu, ada suara partai-partai gurem yang tidak masuk PT jadi bancakan oknum tertentu yang telah bersekongkol dengan penyelenggara pemilu dari tingkat bawah PPS, PPK,” kata Rudy.


Rudy mencontohkan yang terjadi di Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Jadi penghitungan rekap dilakukan di belakang panggung," kata Rudy.

Menurut Rudy, hal itu harus diusut tuntas dan pelakunya dihukum berat karena telah mencederai hak konstitusi warga negara.

"Namun tindakan di KPU itu hanya administratif. Harusnya itu kan extra ordinary crime. Tuntutannya harusnya semaksimal mungkin," kata Rudy yang juga kader Partai Golkar ini.

Podcast EZY TV itu turut dihadiri mantan Menpora Roy Suryo dan dipandu host Mohammad Gunawan Abdillah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya