Berita

Iustrasi dari penelitian yang dipublikasikan menunjukkan cara kerja imunoterapi baru/Net

Kesehatan

Peneliti China Kembangkan Agen Imunoterapi Kanker Usus Besar

SELASA, 19 MARET 2024 | 09:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para peneliti di China berhasil mengembangkan agen imunoterapi baru untuk mengobati kanker usus besar. Keberhasilan penelitian tersebut dimuat di jurnal akademik ACS Nano.

Salah satu penulisnya, Lu Chunwan, dari School of Life Sciences Universitas Tianjin, mengatakan, agen imunoterapi dapat meningkatkan fungsi efektor sel T untuk membunuh sel tumor.

"Dalam percobaan pada hewan, agen tersebut, setelah berhasil masuk ke dalam sel tumor, dapat meningkatkan fungsi efektor sel T untuk membunuh sel tumor dan menekan pertumbuhan tumor usus besar," kata Lu, seperti dikutip dari CGTN, Senin (18/3).


Agen tersebut juga dapat meningkatkan imunogenisitas tumor dan menghambat pertumbuhan tumor usus besar, tanpa dampak signifikan pada sel normal.

Kanker usus besar, yang ditandai dengan masa laten yang panjang dan angka kematian yang tinggi, merupakan ancaman serius bagi kesehatan manusia.

"Di antara berbagai terapi, imunoterapi dianggap sebagai salah satu arah pengobatan yang paling menjanjikan," ujar Lu.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya