Berita

Co-Captain Timnas Amin, Sudirman Said/Net

Publika

Strategi Cerdas Sudirman Said Menangkan Amin

OLEH: SUGIYANTO
SENIN, 01 JANUARI 2024 | 04:06 WIB

KEBERANIAN Co-Captain Timnas Amin, Sudirman Said berbeda pendapat dengan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem sekaligus Pelatih Kepala Timnas Amin, Ahmad Ali, sebenarnya merupakan strategi cerdas untuk memenangkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) di Pilpres 2024

Oleh karena itu, TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD harus tetap mewaspadai situasi ini. Langkah yang tepat adalah segera memulai melakukan komunikasi politik tingkat tinggi demi kepentingan bangsa, kemajuan negara, dalam mencapai cita-cita masyarakat adil dan makmur.

Dalam konteks ini, mantan Menteri ESDM dalam kabinet Jokowi-Jusuf Kalla mengkritik Ahmad Ali karena menyatakan bahwa jika membangun komunikasi antara pihak Timnas Amin dengan TPN Ganjar-Mahfud maka merupakan hal "t****". Pernyataan ini kemudian menimbulkan respons penentangan dari Sudirman Said.


Sudirman Said berpendapat bahwa membangun komunikasi dengan kompetitor merupakan merupakan langkah penting sebagai bentuk kematangan dan kecerdasan dalam dunia politik. Ia mengaku heran dengan Ahmad Ali yang seringkali menyampaikan pernyataan provokatif, sehingga menimbulkan gesekan di dalam Timnas Amin.

Dari pernyataan Sudirman Said tersebut, kecerdasannya terlihat jelas. Ia memahami bahwa untuk memenangkan Amin, dukungan dari berbagai pihak diperlukan, termasuk membangun komunikasi dengan lawan politik.

Sudirman Said dengan perhitungan matang, menyadari bahwa Pilpres 2024 kemungkinan akan berlangsung dalam dua putaran. Ia melihat bahwa Amin memiliki peluang masuk ke putaran kedua.

Dalam perhitungan politik Sudirman Said, ia boleh jadi mengidentifikasi bahwa strategi paling logis untuk memastikan kemenangan Amin di putaran kedua adalah mendapatkan dukungan dari calon presiden yang kalah di putaran pertama.

Contoh kondisi serupa telah terjadi pada Anies Baswedan saat memenangkan Pilkada Jakarta 2017, di mana ia mendapat dukungan dari kompetitor yang kalah pada putaran pertama.

Berdasarkan pertimbangan ini, kemungkinan Sudirman Said menyimpulkan bahwa membangun komunikasi dengan kompetitor merupakan langkah penting. Dengan membentuk komunikasi politik sejak dini dengan lawan politik, Sudirman Said mungkin berharap dukungan yang diinginkan dapat tercapai dengan lebih mudah.

Dengan strategi politik tingkat tinggi Sudirman Said ini, harapan kemenangan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada putaran kedua pilpres kemungkinan dapat terwujud.

Oleh karena itu, baik TKN Prabowo-Gibran maupun TPN Ganjar-Mahfud sebaiknya tidak lengah menghadapi langkah politik dari Sudirman Said. Kedua kubu tersebut juga perlu menjalankan strategi komunikasi politik tingkat tinggi sejak dini untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.


Penulis adalah Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat)





Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya