Berita

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Irma Suryani Chaniago/Net

Politik

Jika Gibran Cawapres, Nasdem: Citra Jokowi Turun

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 19:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gibran Rakabuming Raka digadang-gadang menjadi pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

Terkait itu, Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Irma Suryani Chaniago mengaku sedih dan tidak habis pikir kenapa banyak pihak mendorong bahkan mendesak Walikota Solo ini agar mau maju di Pilpres 2024.

Menurut Irma, jika benar Gibran maju di Pilpres sebagai Bacawapres maka ini akan menjadi preseden buruk bagi Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan dicap melegalkan politik dinasti.


"Saya mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin dan bersedia menjadi jurubicara saat Pilpres lalu, tetapi kok rasanya saya tidak sreg kalau Gibran dimajukan sebagai Cawapres. Tidak elok, untuk image Jokowi yang bagus. Biarkan Gibran maju dulu sebagai gubernur jangan terlalu cepat dan instan," kata Irma kepada wartawan, Selasa (10/10).

Anggota Komisi IX DPR ini pun mengakui bahwa setiap orang berhak dipilih dan memilih. Tetapi menurutnya, untuk sosok Gibran biarkan berproses dulu untuk menapak ke jenjang lebih tinggi.

Pasalnya, anak sulung Jokowi ini masih terlalu muda untuk posisi wapres.

"Jika ini terjadi, image Jokowi dibangun dan terbangun sampai saat ini sudah sangat bagus, sayang jika kemudian menjadi kontraproduktif dengan mendorong Gibran terlalu jauh (wapres),” bebernya.

“Apalagi, pastinya akan menurunkan citra Jokowi sudah sangat bagus, karena publik akan menilai beliau mendukung oligarki dan tentu penilaian ini akan merusak citra beliau," tegas Legislator Dapil Sumsel II ini.

Sekadar informasi, sosok Gibran kerap kali disanding-sandingkan dengan Bacapres dari Koalisi Indonesia Maju sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya