Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas menyerahkan perjanjian kerjasama politik ke Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Museum Perumusan Naskah Proklamasi/RMOL

Politik

Ketum PAN: Tidak Ada Arahan Presiden untuk Dukung Prabowo Subianto

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 11:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar dengan Koalisi Pendukung Prabowo Subianto bukan karena perintah Presiden Joko Widodo.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas usai menandatangani kerjasama politik di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta, Minggu (13/8).

"Apakah sudah ada persetujuan pak Jokowi? Dari Presiden tidak ada arahan," tegasnya.


Zulhas yang juga menjabat Menteri Perdagangan itu menegaskan keputusan mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres 2024 tidak ada intervensi presiden.

"Jadi ini keputusan bersama, bareng-bareng. Sekali lagi tidak ada arahan dari Presiden Jokowi," pungkasnya.

Sementara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merasa bangga lantaran 4 partai sudah mencapai satu visi. Para ketua umum 4 partai ini, juga mudah dalam berkomunikasi dan memiliki tujuan yang sama. Hal tersebut lantaran keempatnya tergabung dalam koalisi pendukung Presiden Joko Widodo.

Namun demikian, Menko Perekonomian RI itu menilai bahwa perjalanan masih panjang dan butuh konsolidasi penuh untuk mencapai kemenangan.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya