Berita

Jumhur Hidayat/RMOL

Politik

Aksi Sejuta Buruh, Jumhur Hidayat: Mohon Maaf Warga Jakarta

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 18:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Koordinator Presidium Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB), Moh Jumhur Hidayat, menyampaikan permohonan maaf untuk warga Jakarta yang bakal terdampak unjuk rasa yang melibatkan sekitar satu juta buruh.

Pernyataan itu disampaikan Jumhur pada konferensi pers menjelang unjuk rasa yang akan digelar di kawasan protokol Jakarta hingga Istana Negara, Kamis (10/8).

Pihaknya yakin Presiden Joko Widodo mau mendengar dan merasakan denyut nadi keresahan rakyat, khususnya kaum buruh, sehingga mau mencabut UU yang dianggap anti konstitusi dan anti Pancasila itu.


"Sehubungan dengan aksi ini, kami dengan perasaan menyesal, memohon maaf kepada warga Jakarta, khususnya bila pada 10 Agustus 2023 akan terjadi ketidaknyamanan dalam berlalulintas," kata Jumhur kepada wartawan di Sekber AASB, Jalan Taman Cilandak Raya nomor 47, Jakarta Selatan, Selasa(8/8).

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu juga meminta pengertian warga Jakarta, karena perjuangan itu demi meningkatkan kesejahteraan 58 juta buruh atau pekerja, setara lebih dari 150 juta orang.

"Aksi Akbar Buruh Ultra Damai ini bukan gerakan atau perjuangan politik, sehingga tidak terafiliasi, tidak bersama-sama dengan partai politik manapun. Aksi ini murni perjuangan buruh dan rakyat Indonesia yang sadar akan perampasan atas hak-haknya, demi mencapai kesejahteraan dan keadilan bersama," pungkas Jumhur.

Sementara itu Sekjen KSPSI yang juga koordinator lapangan AASB, Arif Minardi, mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah di Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan beberapa kota lainnya.

"Hampir seluruh anggota kami sudah tersosialisasi. Kami optimistis angka 1 juta bisa tercapai," katanya.

Dia juga menjelaskan, longmarch menggunakan sepeda motor akan diawali dengan menggelar unjuk rasa di kantor ILO, Gedung Menara Tower, Jalan MH Thamrin nomor 3, dan dilanjutkan menuju Istana Negara, Jakarta.

"Setelah itu kami ke Istana Negara dengan memberikan draf Perppu Pencabutan UU Cipta Kerja. Draf sudah kita siapkan. Aksi kita aksi damai, aksi ultra damai. Kita akan duduk-duduk sampai UU tersebut dicabut. Ini arogansi, kesombongan mereka harus kita lawan juga dengan massa yang besar," pungkasnya.

Dalam aksinya, AASB akan menyampaikan empat tuntutan, yakni cabut UU Cipta Kerja, UU Kesehatan, UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta mewujudkan jaminan sosial semesta sepanjang hayat.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya