Berita

Suasana seusai permusyawaratan dan pemufakatan dalam Konvensi ProDem, Sabtu (20/5) di Rumah Demokrasi, Jalan Veteran I, Jakarta Pusat.

Politik

Musyawarah Mufakat, Duet Iwan Sumule dan Mujib Hermani Kembali Pimpin ProDem

MINGGU, 21 MEI 2023 | 00:04 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Konvensi Jaringan Aktivis ProDem yang digelar di Rumah Demokrasi, di Jalan Veteran I, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Tugu Monas, Masjid Istiqlal, dan Mabes TNI AD, kembali menetapkan pasangan Iwan Sumule dan Mujib Hermani sebagai ketua dan sekretaris jenderal periode 2023-2026.

Keputusan penting ini diambil melalui musyawarah dan mufakat. Konvensi yang diselenggarakan bersama dengan halal bihalal dihadiri tidak kurang dari 33 anggota senator.

Permusyawaratan dan permufakatan yang menetapkan pasangan Iwan dan Mujib dipimpin oleh tujuh tokoh ProDem, yang sebagian besar juga memimpin Konvensi ProDem yang digelar di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat.


Ketujuh pimpinan permusyawaratan dan permufakatan itu adalah Taufik Rahzen merangkap repertoar, Paskah Irianto, Siti Soendjati, Swary Utami Dewi, Standarkia Latief, Effendi Saman, dan Rinjani.

Dalam laporan yang diterima redaksi disebutkan bahwa Konvensi ProDem kali ini merupakan kelanjutan dan puncak dari serangkaian percakapan yang dilakukan dalam dua bulan terakhir, yang disepakati saat buka bersama bulan April 2023.

Konvensi bertujuan untuk mengambil kebijakan tentang keberlanjutan jaringan dan arah politik yang akan ditempuh dalam tiga tahun mendatang.

Selain memilih duet Iwan dan Mujib, Konvensi ProDem juga memutuskan pembentukan  tiga Komite Tindak Politik atau Political Action Committee untuk membahas dan menentukan arah haluan politik jaringan. Diharapkan anggota senator dapat terlibat dan berkontribusi, setidak-tidaknya pada salah satu KTP.

Ketiga KTP itu adalah KTP Parlemen yang membantu dan mendorong aktivis jaringan yang akan terlibat dalam kontestasi DPR, DPD dan DPRD. Lalu KTP Kepemimpinan  yang mendorong dan membuka dialog untuk haluan kepemimpinan Nasional (Presiden) dan Daerah (Gubernur, Bupati, Walikota). Serta KTP MetaDemos yang mengkaji dan memperluas imajinasi publik tentang demokrasi masa depan, dengan mempertimbangkan generasi baru, perkembangan teknologi dan perubahan global.

Ketiga KTP diharapkan mulai bekerja pada bulan Agustus 2023.

Konvensi juga menugaskan kepengurusan periode 2023-2026 meneruskan keberlanjutan sekretariat Rumah Demokrasi, Jalan Veteran I, No 26, Gambir, Jakarta Pusat.

Rumah Demokrasi juga akan digunakan sebagai platform rekonsiliasi nasional yang menjembatani dialog untuk mematangkan budaya demokrasi.

“Empat butir kesepakatan ini, diharapkan menjadi konvensi etik dan panduan umum dalam aktivitas jaringan,” demikian laporan yang diterima redaksi.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya