Berita

Kolase Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Survei PolMark Tempatkan Ganjar, Prabowo, dan Anies di Tiga Teratas

KAMIS, 30 MARET 2023 | 20:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Belum ada perubahan signifikan terhadap peta pertarungan bakal calon presiden yang digadang-gadang akan bertarung di Pilpres 2024.

Survei terbaru PolMark Indonesia menunjukkan, tiga besar bakal capres dengan elektabilitas tertinggi masih ditempati Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Elektabilitas Ganjar berada di angka 22,8 persen. Posisi kedua ada Prabowo Subianto dengan 17,4 persen, dan Anies Baswedan menyusul ke posisi tiga dengan 13,9 persen.


Pendiri PolMark, Eep Saefulloh Fatah menerangkan, hasil survei bisa berubah lantaran masih banyak responden yang belum memutuskan pilihan atau dengan kategori undecided voters.

"Kami punya standar pertanyaan kuesioner, yakni 'apakah pilihan bapak/ibu sudah tetap atau bisa berubah?' Di antara para pemilih, dari Mas Ganjar yang 22,8 persen sangat mungkin ada pemilih yang menjawab berubah," kata Eep dalam siaran persnya kepada wartawan, Kamis (30/3).

Eep juga mengungkap sejumlah nama lain yang memiliki elektabilitas di bawah tiga besar tersebut. Di bawah Anies, ada sosok Ridwan Kamil dengan 5,2 persen, Muhaimin Iskandar 4,8 persen, Sandiaga Uno 2 persen.

Lalu ada Puan Maharani dengan elektabilitas 1,7 persen, AHY 1,7 persen, Khofifah Indar Parawansa 1,3 persen, Andika Perkasa 1,1 persen, dan Erick Thohir 1 persen.

Survei PolMark digelar pada 23 Januari sampai 19 Maret 2023 melibatkan 62.480 responden dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini kurang lebih 0,4 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya