Berita

Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono saat mengunjungi Huawei Joint Innovation Centre di Zurich, Swiss/Ist

Politik

Dave Laksono Pelajari Konsep Kerjasama di Eropa dalam Kunjungan ke Huawei Joint Innovation Centre

JUMAT, 03 MARET 2023 | 22:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kunjungan ke Huawei Joint Innovation Centre di Zurich, Swiss, dimanfaatkan anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono untuk mempelajari inovasi dari berbagai sektor yang dipamerkan.

“Kami mengunjungi Huawei Joint Innovation Center yang memamerkan sejumlah produk-produk inovasi hasil kerjasama dengan sejumlah perusahaan dan universitas yang dapat meningkatkan produktivitas sejumlah industri dan pelayanan publik,” kata Dave Laksono kepada wartawan, Jumat (3/3)

Dave menjelaskan, salah satu produk inovasi yang dipamerkan, di antaranya di bidang pelayanan kesehatan yakni memonitor pasien dan panti jompo. Lalu di bidang pertanian, ada inovasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan terus memastikan pembasmian hama dan juga ternak.


“Ada banyak lagi produk-produk lain yang dapat berguna di berbagai sektor,” beber Ketua Umum PPK Kosgoro 57 ini.

Setelah mendapat penjelasan tentang manfaat dari berbagai produk inovasi tersebut, Dave melihat konsep kerjasama dengan Huawei perlu mendapat dukungan pemerintah.

Konsep kerjasama di Eropa, lanjut legislator Partai Golkar itu, telah dibawa ke Indonesia, dan dapat terus berkembang apabila mendapatkan dukungan dari pemerintah.

"Terutama dari dari sisi regulasi dan kebijakan, agar sesuai dengan konsep industri 5.0 dan internet 4.0, karena sistem internet 5G menjadi keniscayaan untuk sepenuhnya diimplementasikan di seluruh Indonesia,” katanya.

Adapun kunjungan ke Swiss, dilakukan Dave usai menghadiri Mobile World Congress (MWC) di Barcelona Spanyol. Di sana, dia membahas kemajuan telekomunikasi dunia, investasi seluler, serta kerjasama di bidang pendidikan.

Salah satunya contohnya, masih kata Dave, adalah mahasiswa Institute Bisnis dan Informatika Kosgoro 57 (IBI-K’57), yang telah beberapa kali mendapatkan program kerjasama pendidikan dari Huawei dengan tujuan meningkatkan kemampuan digital dan pengembangan talent pool yang ada di Indonesia.

“Kerjasama pendidikan dengan Kampus IBI-K’57 dalam research and development (penelitian dan pengembangan) akan konsep-konsep IT baru ke depan,” demikian Dave.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya