Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Keterpilihan Anies Meroket, Andi Sinulingga: Jadi Ngerti Kenapa Blusukannya Dipersulit

KAMIS, 01 DESEMBER 2022 | 16:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tingkat keterpilihan Anies Baswedan terus meroket usai dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) RI oleh Partai Nasdem. Tingkat keterpilihan Anies terpantau lebih tinggi pada medio Oktober hingga November 2022.

Hasil ini tercatat dalam survei nasional tatap muka yang digelar lembaga survei Indikator yang dirilis secara virtual pada Kamis (1/12).

Menyikapi hal ini, Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga, turut berkomentar atas hasil survei yang dibacakan langsung Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi.


"Melihat surveo Indikator ini, jadi ngerti kenapa Anies digangguin terus, difitnah, blusukannya ke tengah-tengah masyarakat dipersulit," tulis Andi melalui akun Twitter miliknya, Kamis (1/12).

Teranyar, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mencabut izin penggunaan Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh untuk kegiatan jalan sehat dan panggung silaturahmi Anies Baswedan.

Kenaikan tingkat keterpilihan Anies, disebutkan Burhanuddin, pada bulan September tercatat 18,2 persen. Sementara pada survei bulan November mencapai 24,2 persen.

Sementara untuk Prabowo, pada bulan September tingkat keterpilihannya ada di angka 22,5 persen. Namun pada bulan November sebesar 17,9 persen.

Untuk keterpilihan Ganjar, di bulan September sebesar 30,2 persen. Sedangkan pada bulan November di angka 28,6 persen.

"Anies sebelum deklarasi konsisten di peringat ketiga. Tetapi antara Anies, Ganjar dan Pak Prabowo itu secara statistik tidak terlalu berbeda jauh Itu peta sebelum deklarasi," demikian Burhanuddin menambahkan.

Populasi dalam survei ini sebanyak 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode yang digunakan dalam survei ini adalah multistage random sampling.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya