Berita

Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno/RMOL

Politik

Soal 2024 Presiden Perempuan, PAN: Siapapun Putra-Putri Terbaik Bangsa Boleh Berkontestasi

SABTU, 27 AGUSTUS 2022 | 18:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PAN menanggapi santai pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang memberikan sinyal akan ada Presiden perempuan pada Pemilu 2024.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno mengatakan bahwa Pilpres 2024 merupakan kontestasi yang mengacu konstitusi atau UUD 1945 yang boleh diikuti oleh putra putri terbaik bangsa.

Menurutnya, tidak ada gender khusus yang paling berhak menjadi Presiden. Semua berhak menjadi Presiden Indonesia, baik itu laki-laki maupun perempuan.


“Begini, Pilpres ini di Indonesia berdasarkan konstitusi, itu bisa dikontestasikan oleh warga negara Indonesia, tidak ada disebut warga Indonesia berjenis kelamin laki-laki, enggak ada. Jadi, siapapun, putra putri terbaik Indonesia boleh berkontestasi,” ujar Eddy kepada wartawan di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Sabtu (27/8).

Asalkan, kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI fraksi PAN ini, putra putri terbaik bangsa itu dikehendaki oleh 270 juta rakyat Indonesia yang memilihnya sebagai Presiden di 2024 nanti.

“Siapapun yang bakal memang itu adalah kehendak rakyat,” demikian Eddy Soeparno.

Sebelumnya, Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberi semangat kepada kader perempuan PDIP Lampung Selatan. Saat menemui kader PDIP tersebut, Puan menyebut 2024 harus ada presiden perempuan, tetapi itu harus harus diiringi dengan perjuangan.

“Kalau satu perempuan punya cita-cita mendapat posisi di manapun dia berada, berarti perempuan lain pun pasti bisa. Di Lampung sudah banyak bupati perempuan. Kita juga punya banyak menteri perempuan, sudah ada wakil presiden perempuan, ada presiden perempuan," kata Puan di acara temu kader Srikandi PDIP digelar di GOR Way Handak, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (25/8).

"Artinya Insyaallah 2024 akan ada lagi kepala daerah perempuan, menteri perempuan, presiden perempuan juga akan ada lagi Insyaallah. Tapi semua itu harus dengan perjuangan," imbuhnya menegaskan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya