Berita

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi/Net

Politik

Kalau Kompolnas Masih Bisa Ditipu Berarti Perspektifnya Masih Sebagai Humas Polri

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 10:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sepak terjang Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sedang menjadi sorotan publik seiring ramainya kasus pembunuhan Brigadir J di kediaman mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Alasannya, karena Kompolnas dinilai tidak tegas dalam melakukan investigasi kasus tersebut. Bahkan seolah Kompolnas ikut mengamini skenario yang dibuat Ferdy Sambo.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi mengingatkan bahwa Kompolnas dibayar rakyat untuk mengawasi kinerja Polri.

“Untuk itu, Kompolnas diberi kewenangan investigasi,” tegasnya kepada redaksi, Senin (15/8).

Menurutnya, jika Kompolnas tidak melakukan investigasi dan hanya mengamini kronologi yang dibuat Polri begitu saja, maka itu sama saja Kompolnas mengambil alih tugas humas Polri.

“Jika cuma jadi penyambung lidah, namanya Humas. Itu sudah ada di Polri,” sambung Jurubicara Presiden keempat RI Gus Dur itu.

“Jika Kompolnas masih bisa ditipu, itu pasti perspektifnya sebagai Humas. Nggak paham tupoksi Kompolnas,” tutupnya.

Populer

Said Merokok di Pesawat Pribadi, Arief Poyuono: Inikah Anggota Dewan Pengusul Hapus Listrik 450 VA?

Sabtu, 17 September 2022 | 11:18

AHY Bandingkan Pembangunan SBY dan Jokowi, Ridwan Bae: Jokowi Lebih Baik, Saya Punya Data

Sabtu, 17 September 2022 | 19:22

Kapal Kargo Minyak Rusia Berisi 700 Ribu Barel Minyak Mentah Menuju Kuba

Sabtu, 17 September 2022 | 16:40

Kamarudin Simanjuntak: Penyidik Seperti Tidak Ikhlas Ferdy Sambo Jadi Tersangka

Sabtu, 17 September 2022 | 05:52

Saat Diam Saja Elektabilitas SBY 10 Persen, Kalau Turun Gunung Pasti Demokrat Meroket

Minggu, 18 September 2022 | 09:28

Ganjar Ngaku Tak Kenal Eko Kuntadhi, PA 212: Ngibul yo ngibul Tapi Ojo Ngono Toh, Mas Ganjar

Sabtu, 17 September 2022 | 03:28

Sindir AHY, Direktur PPI: Faktanya, Publik Melihat Jokowi Massif Membangun Infrastruktur

Minggu, 18 September 2022 | 09:58

UPDATE

Aktivitas Politik China Berjalan Normal, Rumor Kudeta Xi Jinping Sebatas Psy-War Barat?

Senin, 26 September 2022 | 09:35

Namanya Diusulkan PPP Jakarta, Anies Bahas Capres Usai 16 Oktober

Senin, 26 September 2022 | 09:34

Negaranya Dilanda Krisis Ekonomi Parah, Menteri Keuangan Pakistan Mundur

Senin, 26 September 2022 | 09:23

Ketua MA Gagal Besar dalam Membina Hakim dan Aparatur Peradilan

Senin, 26 September 2022 | 09:18

Hari Ini, Lukas Enembe Dijadwalkan Diperiksa sebagai Tersangka di Gedung Merah Putih KPK

Senin, 26 September 2022 | 08:58

Sempat Mogok Beroperasi Karena Maraknya Pembobolan, Bank-bank di Lebanon Hari Ini Buka Kembali

Senin, 26 September 2022 | 08:57

Pakar Pidana: Jika Merasa Tidak Bersalah, Lukas Enembe Seharusnya Kooperatif saat Dipanggil KPK

Senin, 26 September 2022 | 08:55

Tim Bayangan Diduga Jadi Penyebab RUU Sisdiknas Carut Marut, Pengamat: Bubarkan!

Senin, 26 September 2022 | 08:44

Senator AS: Joe Biden akan Menghadapi Pemakzulan jika Partai Republik Menang Pemilihan Paruh Waktu

Senin, 26 September 2022 | 08:40

Serbia Tidak Akan Akui Hasil Referendum Donbas yang Ingin Gabung ke Rusia

Senin, 26 September 2022 | 08:25

Selengkapnya