Berita

Mendag Zulkifli Hasan (rompi biru) saat meninjau asar Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur/Ist

Politik

Tinjau Pasar Dukuh Kupang Surabaya, Zulhas Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 15:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan kembali melakukan tinjauan harga barang kebutuhan pokok (Bapok), termasuk memastikan ketersediaan minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan rakyat. Kali ini, giliran Pasar Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur, yang disambangi.

Hasil pantauan kali ini, politisi yang karib disapa Zulhas ini, mendapati harga komoditas Bapok rata-rata stabil. Bahkan, beberapa komoditas yang mengalami penurunan dibanding minggu lalu yaitu daging ayam ras, cabai, dan bawang merah.

"Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan yaitu telur ayam dan tepung terigu,” ujar Zulhas dalam keterangannya, Minggu (14/8).


Adapun harga bapok di Pasar Dukuh Kupang, komoditas yang harganya stabil yaitu beras medium Rp 10.000/kg, beras premium Rp 12.000/kg, gula pasir Rp 13.000/kg ,daging sapi Rp 120.000/kg, bawang putih kating Rp 28.000, dan minyak goreng kemasan premium Rp 18.000-20.000/liter.

Komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu cabai merah keriting Rp 60.000/kg, cabai merah besar Rp 60.000/kg, daging ayam ras Rp 31.000/kg, dan bawang merah Rp 30.000/kg. Sedangkan, komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu telur ayam menjadi Rp 31.000/kg dan tepung terigu Rp 11.000/kg.

“Terigu kemarin memang naik sedikitsekitar 5-6 persen, tapi September nanti sudah panen raya sehingga diprediksi akan turun harganya. Saat ini di sini harga terigu Rp11.000,” terang Ketua Umum PAN itu.

Selain itu, dia juga mendapati MinyakKita dan minyak goreng kemasan yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000/liter. Dia mengungkapkan, hingga 10 Agustus 2022, pendistribusian MinyakKita ke Jawa Timur telah lebih dari 4,3 juta liter.

Mantan Ketua MPR RI ini juga menegaskan, Kemendag terus berupaya melakukan pemerataan distribusi MinyakKita ke seluruh daerah di Indonesia.

“Persediaan minyak di sini sudah banyak, terutama minyak dalam kemasan dan sudah bagus. Pengiriman MinyakKita di Jawa Timur juga sudah dilakukan, namun memang perlu dilakukan pemerataan distribusinya keseluruh pasar, baik di Jawa Timur maupun di daerah-daerah lainnya di Indonesia, " pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya