Berita

Rambu peringatan ganjil genap di Jakarta/Net

Presisi

Per 6 Juni, Ruas Ganjil Genap Jakarta Bertambah 2 Kali Lipat

SABTU, 28 MEI 2022 | 11:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ruas jalan yang akan diterapkan aturan ganji genap (gage) di DKI Jakarta akan bertambah dua kali lipat per 6 Juni mendatang. Dari sebelumnya 13 titik menjadi 26 titik.

Perluasan titik ganjil genap ini disepakati melalui rapat bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan.

Begitu kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Sabtu (28/5).


“Ada beberapa hal yang kita putuskan terkait dengan perluasan (ganjil genap) yang tadinya 13 kawasan menjadi 26 kawasan,” kata Sambodo.

Sambodo turut menekankan bahwa dari 26 kawasan tersebut, sebanyak 12 kawasan telah memiliki kamera ETLE atau tilang elektronik. Sementara sisanya atau 14 ruas belum.

Dengan demikian, di 14 kawasan yang tidak ada kamera ETLE, sistem tilang akan dilakukan secara manual.

Pihaknya pun akan mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk memprioritaskan pengadaan kamera ETLE di 14 titik tersebut.

"Sehingga ke depan seluruh 26 kawasan yang ada gage penindakannya seluruhnya gunakan kamera ETLE," kata Sambodo.

Sambodo melanjutkan, penerapan ganjil genap di 26 ruas jalan ini disosialisasikan mulai 25 Mei sampai dengan 5 Juni 2022. Kemudian, dilanjutkan melalui uji coba mulai 6 Juni hingga 12 Juni 2022.

Sambodo menekankan, pihaknya tidak akan memberlakukan penilangan terhadap para pelanggar di 13 ruas jalan ganjil genap yang baru selama masa uji coba. Para pelanggar nantinya akan diberikan teguran secara lisan saja.

“Kemudian tanggal 6-12 Juni itu selama seminggu kita akan lakukan uji coba. Uji coba dalam arti jika ada pelanggaran di 13 kawasan yang baru maka tidak langsung kita berikan tindakan tilang tapi kita laksanakan dengan peneguran,” demikian Sambodo.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya