Berita

Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissoco Embalo/Net

Dunia

Di Tengah Upaya Kudeta Militer, Presiden Guinea-Bissau: Situasi Sudah Kembali Tenang

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 09:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah publik dibuat tegang dengan percobaan kudeta dan baku tembak di dekat istana, Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissoco Embalo tampak berusaha mengendalikan situasi.

Lewat unggahan di akun Facebook-nya pada Selasa malam (1/2), Embalo mengatakan situasi di negara tersebut sudah tenang. Lewat unggahannya, ia juga menyertakan foto dirinya bertemu dengan perwira militer, termasuk Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Revolusioner Rakyat (FARP) Jenderal Biague Na Ntan.

"Ketenangan kembali ke Bissau!" tulisnya.


Di Twitter, ada sebuah akun yang tidak diverifikasi mengaku sebagai Embalo, mengatakan situasi di negara Afrika Barat itu berada di bawah kendali pemerintah, seperti dikutip Sputnik.

Dalam sebuah wawancara dengan media lokal, Embalo mengaku masih berada di istana kepresidenan dan ada banyak orang yang tewas setelah baku tembak yang berlangsung selama lebih dari lima jam.

Embalo juga menyebut pihaknya sudah menangkap beberapa dari mereka yang terlibat dalam upaya kudeta.

Pada Selasa, suara tembakan terdengar di dekat Istana Pemerintah di Bissau. Ketika itu Embalo dan Perdana Menteri Nuno Gomes Nabiam tengah mengadakan pertemuan luar biasa dengan Dewan Menteri.

Video yang tersebar di media sosial menunjukkan orang-orang bersenjata berada di jalan-jalan kota.

Uni Afrika dan Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) menggambarkan insiden tersebut sebagai percobaan kudeta, dan mengutuknya.

Itu adalah kudeta keempat di negara ECOWAS dalam waktu kurang dari setahun. Pada Mei 2021, kudeta terjadi di Mali. Disusul Republik Guinea pada September 2021, kemudian Burkina Faso pada bulan lalu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya